Lubuk Sikaping_jejakkriminal.net_Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Pasaman Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasaman di Gedung Syamsir Thaib Lubuk Sikaping Rabu (1/7). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam meningkatkan budaya literasi sekaligus melestarikan cerita rakyat dan kearifan lokal kepada generasi muda.
Sebanyak 66 peserta dari berbagai Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Pasaman mengikuti perlombaan yang berlangsung meriah. Para peserta tampil secara bergantian membawakan cerita pilihan dengan gaya bertutur yang menarik. Mereka tidak hanya dituntut menguasai isi cerita, tetapi juga mampu menampilkan ekspresi, intonasi, penghayatan, serta gerak tubuh yang memikat perhatian dewan juri dan para penonton.
Lomba bertutur merupakan bagian dari program pembinaan literasi yang bertujuan menumbuhkan minat baca, mengembangkan kemampuan berkomunikasi, serta memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya dan kearifan lokal melalui cerita rakyat. Dengan membaca, memahami, kemudian menyampaikan kembali sebuah cerita, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta rasa percaya diri sejak usia dini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasaman, M. Roni, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu wadah strategis untuk membentuk karakter anak melalui budaya membaca dan bertutur.
"Melalui lomba ini kami ingin menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap buku, memperkenalkan kekayaan cerita rakyat daerah, serta melahirkan generasi yang berani tampil, kreatif, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan mampu menyampaikan kembali informasi dengan baik," ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta bangga terhadap budaya daerah.
Antusiasme peserta, guru pendamping, dan para orang tua yang hadir menunjukkan bahwa penguatan budaya literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat. Setiap penampilan peserta mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari para hadirin yang memenuhi ruang perlombaan.
Berdasarkan keputusan dewan juri, Juara I diraih oleh Nabil Haqqi N dari SDN 05 Pauh I dengan nilai 267,5. Juara II diraih Aidan Zafran A dari SD IT Cahaya Madani dengan nilai 264, sedangkan Juara III diraih Shofiyatul Wafa dari SDN 09 Pauh dengan nilai 262.
Sementara itu, Harapan I diraih Laskar Bumi dari SDN 05 Pauh I dengan nilai 260, Harapan II diraih Syazani Maraya E dari SD IT Cahaya Madani dengan nilai 258, dan Harapan III diraih Abizar Faras dari SDN 08 Makmur dengan nilai 257.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para peserta, piala, piagam penghargaan, dan hadiah diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasaman, M. Roni, kepada para pemenang. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menampilkan kemampuan terbaiknya serta mengajak mereka untuk terus mengembangkan budaya membaca dan melestarikan cerita rakyat sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
Melalui Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya literasi sejak usia dini. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mencetak generasi muda yang cerdas, komunikatif, berkarakter, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap budaya lokal sebagai warisan yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (TL)



.png)
Posting Komentar untuk "Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kabupaten Pasaman Jadi Ajang Lahirkan Generasi Cinta Literasi dan Budaya Lokal"