Jakarta,04 Agustus 2026
www.jejakkriminal.nett
JAKARTA – Polemik mencuat setelah Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, menghadiri agenda di Istana Negara terkait pengusulan hilirisasi Aspal Buton sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Dalam agenda tersebut, Kadin Sultra menyampaikan usulan kepada Presiden Prabowo Subianto agar hilirisasi Aspal Buton menjadi bagian dari PSN guna mempercepat industrialisasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) melalui Tim Hukumnya menyatakan mempertanyakan kehadiran Anton Timbang dalam agenda tersebut. Menurut BARA JP, terdapat persoalan hukum yang perlu mendapat perhatian aparat penegak hukum, sehingga mereka meminta agar proses hukum dijalankan secara profesional dan tanpa perlakuan khusus.
BARA JP juga mendesak Bareskrim Polri untuk mengambil langkah sesuai ketentuan hukum apabila memang telah terdapat dasar hukum yang memadai dalam perkara yang mereka maksud. Selain itu, organisasi tersebut meminta penjelasan dari pemerintah mengenai proses pelibatan Anton Timbang dalam agenda hilirisasi di Istana apabila informasi yang beredar mengenai perannya memang benar.
"Jangan sampai muncul kesan bahwa penegakan hukum berbeda bagi orang-orang tertentu. Semua warga negara harus diperlakukan sama di hadapan hukum," demikian sikap yang disampaikan Tim Hukum DPP BARA JP.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Anton Timbang maupun pihak pemerintah yang menanggapi pernyataan BARA JP tersebut.

.png)



Posting Komentar untuk "BARA JP Soroti Kehadiran Anton Timbang di Istana, Pertanyakan Komitmen Penegakan Hukum"