Sanggau, jejakkriminal.net-
Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau. Pemerintah Kecamatan Noyan bersama pemerintah desa, TNI-Polri, perusahaan, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan warga menggelar sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Semongan, Senin (21/9/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Kantor Desa Semongan, Jalan Mawa Sirabu, Desa Semongan, Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau. Sosialisasi tersebut menjadi ruang bersama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya serta langkah pencegahan Karhutla, khususnya memasuki periode musim kemarau.
Sekitar 45 orang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur Pemerintah Kecamatan Noyan, Pemerintah Desa Semongan, TNI-Polri, perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat Desa Semongan.
Hadir dalam kegiatan itu Camat Noyan Daud Supriyadi Simarmata, S.Pd.K., M.Pd., Kapolsek Noyan Iptu Suharyanto, S.H., Danramil Noyan yang diwakili Koptu Wester Hadigunawan, Plt. Kepala Desa Semongan Hendra Karnizar, S.P., serta perwakilan PT DAS.
Materi sosialisasi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla secara bersama-sama. Warga juga diberikan pemahaman mengenai dampak kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas masyarakat, serta kondisi sosial dan ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut turut disosialisasikan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2026 tertanggal 10 Agustus 2026 tentang Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar.
Selain itu, masyarakat mendapatkan penjelasan mengenai Pergub Nomor 103 Tahun 2020 dan Perbup Sanggau Nomor 39 Tahun 2020 terkait tata cara membuka lahan dengan cara dibakar. Sosialisasi juga mencakup Perda Kabupaten Sanggau Nomor 14 Tahun 2022 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Peladang dalam Pembukaan Lahan Berbasis Kearifan Lokal.
Kapolsek Noyan Iptu Suharyanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Semongan yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya mengandalkan petugas ketika kebakaran sudah terjadi.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Desa Semongan yang telah menggelar sosialisasi ini. Pencegahan akan jauh lebih efektif apabila dilakukan sejak awal dengan membangun kesadaran masyarakat dan memperkuat kerja sama antara pemerintah, aparat, tokoh masyarakat, serta warga,” katanya.
Iptu Suharyanto mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di lahan, terutama ketika berkaitan dengan pembukaan maupun pembersihan lahan. Setiap kegiatan harus memperhatikan ketentuan yang berlaku dan mengutamakan keselamatan agar api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga agar api tidak menjadi sumber bencana. Kami mengajak masyarakat Desa Semongan untuk saling mengingatkan, menjaga lingkungan, dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran. Dengan kepedulian bersama, potensi Karhutla dapat kita cegah sejak dini,” tambahnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Noyan berharap pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap Karhutla semakin meningkat. Sinergi pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta terlindungi dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
(Kaperwil ALantitus)
.png)



Posting Komentar untuk " Sosialisasi Karhutla di Desa Semongan, Pemerintah dan Warga Perkuat Pencegahan Bersama"