BUMDes Sindanglaya: Modal Rp250 Juta, Setor Rp20 Juta ke Pades, Warga Baru Rasakan Telur Lebih Murah — Keberlanjutan Dipertanyakan

 

GARUT, jejak kriminal.net — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, mencatatkan kontribusi ke Pendapatan Asli Desa (Pades) sebesar Rp20 juta pada tahun sebelumnya. Angka itu tercatat setelah BUMDes menerima dua kali penyertaan modal bersumber dari Dana Desa, namun hingga saat ini manfaat yang dirasakan warga masih sangat terbatas.

Sekretaris Desa Sindanglaya, Agus, mengungkapkan hal tersebut saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2026). Menurutnya, BUMDes telah menerima dua tahap penyertaan modal: pertama pada tahun 2024 sebesar Rp50 juta, dan kedua pada tahun 2025 untuk program ketahanan pangan senilai Rp200 juta lebih.



"Dari dua usaha tersebut berkontribusi Pades sebesar Rp20 juta. Pades itu digunakan untuk operasional desa dan lain-lain. Sampai saat ini yang baru dirasakan manfaat oleh warga bisa membeli telur ke kandang ayam milik BUMDes dengan harga lebih murah," ujar Agus.

Di tempat terpisah, Bendahara BUMDES, Tatan, membenarkan adanya dua unit usaha yang dijalankan, yaitu layanan internet (WiFi) dan peternakan ayam bertelur. Ia juga membenarkan penyerahan kontribusi Rp20 juta ke Pades tahun lalu. Namun, Tatan menyampaikan kekhawatiran terkait keberlanjutan usaha ke depan.



"Ada kemungkinan tahun depan pendapatan BUMDES bisa menurun, terutama di program ketahanan pangan, karena harga pakan ayam melonjak mahal," ungkap Tatan.

Di tengah angka modal ratusan juta yang digelontorkan, masyarakat Sindanglaya berharap manfaat usaha BUMDes dapat lebih luas dan langsung dirasakan oleh seluruh lapisan warga, tidak hanya terbatas pada harga telur yang lebih murah.

Sampai berita ini diturunkan, Direktur BUMDes Sansan, Kepala Desa sekaligus Pembina BUMDes Agus Susanto, serta Ketua BPD belum memberikan tanggapan resmi terkait rincian penggunaan modal, laporan keuangan lengkap, maupun strategi menghadapi lonjakan biaya operasional.

Posting Komentar untuk "BUMDes Sindanglaya: Modal Rp250 Juta, Setor Rp20 Juta ke Pades, Warga Baru Rasakan Telur Lebih Murah — Keberlanjutan Dipertanyakan"


Ads :