Diduga Gudang Opertap BBM Ilegal Diwilayah Hukum Polsek Pemulutan Beroperasi Pada Malam Hari
banner image

Diduga Gudang Opertap BBM Ilegal Diwilayah Hukum Polsek Pemulutan Beroperasi Pada Malam Hari

Rabu, 03 Juli 2024, Juli 03, 2024


 Diduga Gudang Opertap BBM Ilegal Diwilayah Hukum Polsek Pemulutan  Beroperasi Pada Malam Hari

*Ogan ilir - Jejak kriminal.net* 


Mafia BBM ilelagal bebas beroperasi Di Wilayah hukum Polsek Polsek Pemulutan tepat nya Jalan lingkar Selatan Kecamatan Pemulutan kabupaten Ogan Ilir 


Pantau awak media diduga gudang Opertap BBM ilegal diwilayah tersebut Ada 3 titik,1 titik Didesa Pipa Putih Pemilik nya inisial HRMN 2 titik nya berada Di Desa Pegayut Pemilik nya Inisial ALX dan ANDR, terpantau banyak mobil-mobil tangki keluar masuk kedalam gudang tersebut tepatnya pada malam hari,siang harinya gudang tersebut nampak sepi tidak ada aktivitas sama sekali,bahkan gerbang gudang disengaja dibiarkan ternganga taktik untuk mengelabuhi bahwa gudang tersebut sebuah gudang kosong,


Saat awak media mencoba merangsak mendekati gudang tersebut tercium aroma minyak menyengat dan terlihat jelas bercak-bercak sisa tumpuhan minyak berhamburan di tanah


Dari situ awak media mencoba menggali informasi dari masyarakat sekitar menyampaikan bahwa ketiga gudang tersebut aktivitas nya malam hari,Beber warag,Selasa (02/07/24)


Ironi nya meskipun sudah menjadi rasia umum namun belum ada langkah kongkrit dan nyata dari APH dalam penindakan hukum,Atensi Kapolda Sumsel untuk memberantas mafia BBM seakan hanya sebuah cibiran bagi masyarakat


Sebab Penimbunan BBM jelas-jelas adalah sebuah pelanggaran yang harus ditindak secara hukum sesuai dengan pasal 55 UU undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi 


Kepada Bapak Kapolda Sumsel tolong ditindak tegas pemilik 3 gudang Opertap BBM ilegal tersebut, Segera tutup dan bubarkan semua aktivitas yang ada di sana,kami yakin dengan kepemimpinan bapak Kapolda Sumsel wilayah Ogan Ilir ini bebas dari mafia-mafia BBM ilegal, harapnya ( Agung )

TerPopuler