Serang, Banten — Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serang, Banten. Salah satu desa yang terdampak cukup parah adalah Desa Malabar, di mana banjir merendam beberapa kampung sejak 3 Januari 2026 hingga saat ini dengan debit air yang masih terbilang tinggi.
Di Desa Malabar, banjir menerjang dua kampung, yakni Kampung Keroh RT 03 RW 01 dan Kampung Saniten RT 02 RW 01. Genangan air masih menggenangi permukiman warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.
Pemerintah Desa Malabar telah melakukan berbagai upaya untuk menangani banjir agar air segera surut. Namun hingga kini, banjir masih menggenangi pemukiman warga dan belum menunjukkan tanda-tanda surut sepenuhnya.
Ketua RT 03 RW 01, Muhamad Ardabihi, berharap adanya pembangunan sistem drainase yang memadai di wilayahnya agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.
Akibat banjir tersebut, salah satu rumah warga di Kampung Keroh terancam roboh akibat terjangan air. Rumah dalam kondisi memprihatinkan itu diketahui milik Nyuman seorang warga dengan empat anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut. Nyuman bekerja sebagai buruh serabutan rongsokan dengan penghasilan yang terbatas sehingga belum mampu membangun rumah yang layak.
Bhabinkamtibmas Desa Malabar, M. Ayani, bersama Babinsa May Hidayat, perangkat desa, dan para ketua RT, turut meninjau langsung lokasi banjir. Babinsa May Hidayat menyayangkan banjir yang telah berlangsung lebih dari satu minggu tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Desa Malabar, **Rudi Fajar**, mengimbau warga agar tetap berhati-hati dan waspada. Ia juga menyarankan warga untuk mengungsi sementara apabila debit air kembali meningkat.
“Kami mengimbau warga agar selalu waspada. Jika air semakin tinggi, sebaiknya segera mengungsi. Kami juga berharap kepada Ibu Bupati Serang agar ada solusi konkret untuk penanganan banjir ini,” ujar Rudi Fajar.
Lebih lanjut, Rudi Fajar menambahkan bahwa setiap musim hujan sejumlah kampung di Desa Malabar kerap terdampak banjir. Oleh karena itu, pihak desa sangat berharap adanya pembangunan tanggul penahan air atau drainase yang memadai agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Pemerintah desa dan warga berharap ke depan seluruh wilayah di Kabupaten Serang, Banten, dapat terbebas dari banjir musiman, serta air dapat segera surut sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dan kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman.
(Dosi Sahara)


.png)
Posting Komentar untuk "Banjir Rendam Sejumlah Kampung di Desa Malabar, Kabupaten Serang"