Songom Jaya, jejakkriminal.net-
Musibah banjir masih menggenangi wilayah Kecamatan Cikande dan sekitarnya, terutama daerah yang berada di sekitar aliran sungai. Salah satu wilayah terdampak cukup parah adalah Desa Songgom Jaya.
Banjir terjadi akibat luapan sungai dan rawa-rawa di sekitar permukiman warga. Pada banjir yang terjadi di Januari 2026 ini, ketinggian air di dekat Sungai Cidurian sempat mencapai sekitar satu meter. Namun, di area permukiman warga saat ini air mulai surut, dengan sisa genangan berkisar antara 10 hingga 20 sentimeter yang masih menggenangi rumah warga.
Banjir terparah terjadi di RT 05 Desa Songgom Jaya. Ketua RT setempat, Hasan Apip, menjelaskan bahwa kondisi banjir saat ini sudah mulai menyusut dibandingkan banjir yang terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026 lalu.
Sementara itu, PLH Kepala Puskesmas Kecamatan Cikande, Wahyu Suargi, mengatakan pihaknya terus melakukan pelayanan kesehatan melalui program puskesmas keliling setiap hari di wilayah terdampak banjir.
“Kami dari Puskesmas Cikande melaksanakan puskesmas keliling setiap hari di area yang terkena banjir. Keluhan warga yang kami temukan antara lain gatal-gatal, rematik, asam urat, dan tekanan darah tinggi akibat bersentuhan langsung dengan air banjir. Kami juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis,” ujarnya.
Adapun desa-desa yang terdampak banjir di Kecamatan Cikande meliputi Desa Cikande, Desa Koper, Desa Kemurang, Desa Parigi, dan Desa Songgom Jaya. Pada hari libur seperti Minggu, Puskesmas Cikande tetap melakukan pelayanan kesehatan secara mobile di wilayah Songgom Jaya, Situ Terate, dan Koper.
Kepala Desa Songgom Jaya, H. Muhtadi, menyampaikan bahwa terdapat enam kampung di wilayahnya yang terdampak banjir. “Kurang lebih ada 184 kepala keluarga terdampak dari total 145 rumah. Debit air tertinggi terjadi di Kampung Parigi dan Desa Gede yang mencapai satu meter, dan saat ini sudah mulai surut,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sebagian warga terpaksa mengungsi dan saat ini menempati sekolah Yayasan Al Ma’arif yang telah disiapkan sebagai tempat pengungsian sementara.
Berbagai bantuan telah disalurkan sejak hari pertama banjir, yakni sejak Minggu, 11 Januari 2026. Bantuan tersebut berasal dari Muspika setempat dan langsung dibagikan kepada warga yang terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kecamatan Cikande meskipun kondisi air berangsur surut.
(Dosi Sahara)


.png)
Posting Komentar untuk "Banjir Terus Melanda Songom Jaya, Cikande"