Beladiri Wajib Bagi Prajurit TNI AD, Kodam II/Sriwijaya Gelar Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer

 Beladiri Wajib Bagi Prajurit TNI AD, Kodam II/Sriwijaya Gelar Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer


_Prajurit Kodam II/Sriwijaya melaksanakan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) dari Sabuk Putih ke Sabuk Kuning yang digelar Kodam II/Sriwijaya ini berlangsung dengan penuh semangat di Lapangan Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Selasa (20/01/2026). Kegiatan ini merupakan hari kedua bagi jajaran Makodam II/Sriwijaya, setelah kemaren, Senin 19 Januari 2026 hari pertama di gelar di Markas Jasdam II/Sriwijaya._



Dipimpin langsung oleh Kajasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Mochamad Arief Gumelar, S.I.P., M.M., pelaksanaan UKT ini merupakan program berkelanjutan yang bertujuan untuk mengasah, meningkatkan, serta mendalami penguasaan teknik dasar hingga lanjutan Pencak Silat Militer bagi seluruh prajurit.


Peserta UKT terdiri dari seluruh prajurit Makodam II/Sriwijaya, mulai dari personel Staf Umum Makodam hingga satuan Badan Pelaksana Kodam (Balakdam) II/Sriwijaya, seperti Pendam II/Swj, Denmadam II/Swj, Infolahtadam II/Swj, Sansidam II/Swj, Puskodalopsdam II/Swj dan Deninteldam II/Swj. Kegiatan ini dilaksanakan guna memastikan standarisasi kemampuan bela diri prajurit secara merata di seluruh jajaran Kodam II/Sriwijaya.


Dalam arahannya, Kajasdam II/Sriwijaya menegaskan bahwa Pencak Silat Militer tidak hanya berfungsi sebagai kemampuan dasar pertahanan diri prajurit, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, disiplin, serta mental juang. Selain itu, PSM merupakan warisan budaya bangsa yang harus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Darat.


Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang mencanangkan pencak silat sebagai bela diri wajib prajurit TNI AD. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet pencak silat berprestasi dari kalangan militer, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Menutup rangkaian kegiatan, Kajasdam II/Sriwijaya menyampaikan bahwa pembinaan Pencak Silat Militer akan terus berlanjut secara berkesinambungan. Rencana uji kenaikan tingkat berikutnya menuju sabuk hijau dijadwalkan akan dilaksanakan pada Juni 2026, sebagai bentuk komitmen Kodam II/Sriwijaya dalam membina prajurit yang profesional, tangguh, dan berkarakter.



Aidi/Rudi 

Posting Komentar untuk "Beladiri Wajib Bagi Prajurit TNI AD, Kodam II/Sriwijaya Gelar Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer"

Ads :