Bungo, Jambi | Jejakkriminal.Net-
Aktivitas penambangan emas ilegal (PETI) di Desa Mengkuang, Kecamatan Limbur, Kabupaten Bungo Jambi. kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. Warga menduga adanya pembiaran dari Pemerintah Desa Mengkuang terhadap beroperasinya tujuh kelompok tambang lobang jarum yang disebut-sebut milik Bagong Samsul, Nubi dan Surono Rudi Wisno Jon, yang diduga telah merusak lingkungan dan aliran sungai setempat 21/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tujuh lobang Jarum yang aktif beroperasi di wilayah Desa Mengkuang Menurut keterangan warga, ketujuh lobang tersebut merupakan dari nama-nama yang berbeda kelompok.
“Ada tujuh lobang tambang jarum itu milik Bagong Samsul Nubi dan Surono Rudi Jon Wisno, Kelihatannya memang seperti kerja kecil-kecilan, cuma pakai mesin kecil untuk menarik material dari lobang keatas permukiman lobang cuman sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja maupun berdapak sangat pengaruh bagi lingkungan disini,” ujar warga kepada media ini.
Warga menduga penggunaan mesin berskala kecil hanyalah modus untuk mengelabui aparat penegak hukum agar terhindar dari razia kepolisian. Sementara kerusakan terbesar justru ditimbulkan oleh aktivitas pengalian lobang jarum yang beroperasi di lokasi PETI tersebut.
Mirisnya, aktivitas PETI yang diduga milik beberapa orang itu seolah berjalan tanpa hambatan. Hingga kini, Pemerintah Desa Mengkuang dinilai belum menunjukkan sikap tegas. Kepala Desa setempat, bahkan disebut masih diam seribu bahasa terkait maraknya aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah yang dipimpinnya.
Atas kondisi tersebut, warga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Bungo juga Bupati dan Polda Jambi, untuk segera turun langsung ke lapangan guna menertibkan dan menghentikan aktivitas PETI di Desa Lubuk Mengkuang sebelum menimbulkan konflik horizontal.
“Kami minta aparat segera bertindak. Jangan sampai warga yang bertindak sendiri dengan membakar alat-alat aktivitas itu. Kalau sudah terjadi bentrokan, dampaknya bisa lebih besar,” tegas warga.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi Kepala Desa Lubuk Mengkuang, serta pihak-pihak yang disebutkan warga guna memperoleh klarifikasi dan perimbangan informasi sesuai dengan prinsip jurnalistik.



.png)
Posting Komentar untuk "Diduga Ada Pembiaran, PETI di Tujuh Lobang Jarum Milik Bagong dan Samsul Cs Rusak Lingkungan Desa Lubuk Mengkuang "