BUMDES Karyasari Garut Dua Kali Terjun Usaha, Belum Hasilkan PADes dari Usaha Utamanya

Jejak kriminal.net/Garut - 

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat, menjadi perhatian publik setelah diketahui telah dua kali menyuntik modal usaha namun belum memberikan kontribusi Pendapatan Asli Desa (PADes) dari bisnis utamanya. Hal itu diungkapkan Sekretaris Desa, Indra Setiawan, saat dikonfirmasi di Kantor Desa pada Rabu (4/2/2026).
 
Menurut Indra, penyertaan modal pertama dilakukan tahun 2023 untuk sektor pertanian dengan nilai Rp 150 juta, namun usaha tersebut mengalami kerugian dan harus gulung tikar. Pada tahun 2025 ini, BUMDES kembali menjalankan usaha baru di bidang ketahanan pangan (Ketapang) dengan sumber dana desa sebesar 20% atau senilai Rp 181 juta.
 
"Bidang usaha yang dijalankan sekarang ada tiga: budidaya ikan nila, jual beli gabah, dan bank sampah. Namun dari BUMDES terdahulu hingga sekarang, belum menghasilkan PADes ke desa. PADes sebesar Rp 2 juta per tahun yang masuk ke desa berasal dari wisata Karang Paranjen, bukan dari BUMDES," jelasnya.
 
Indra juga menyampaikan bahwa Ketua BUMDES saat ini adalah Deni Misbah, dan lokasi budidaya ikan nila berada tidak jauh dari kediamannya di Kampung Pagembrongan. Tim media yang berkunjung ke lokasi tidak dapat bertemu langsung dengan Deni karena ia sedang ada kegiatan di luar. Saat dihubungi melalui WhatsApp, Deni menyampaikan agar konfirmasi terkait BUMDES dilakukan kepada Sekertaris BUMDES saja.
 
Sekertaris BUMDES, yang dikenal dengan sapaan Bah Yaya, melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa kepengurusan BUMDES terdahulu kurang transparan dalam penyelolaan modal dan pelaksanaan program, sehingga masyarakat kurang mengetahui informasi dan pernah melakukan aksi Audensi di Kantor Desa.
 
"Setelah pembentukan kepengurusan baru, Alhamdulillah setiap acara pengajian selalu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Saat ini, selain budidaya ikan nila, juga sedang membangun bangunan pengolahan padi dan menjalankan bank sampah. Tata kelola dan manajemen usaha semuanya terbuka bagi masyarakat," ujar Bah Yaya.

Posting Komentar untuk "BUMDES Karyasari Garut Dua Kali Terjun Usaha, Belum Hasilkan PADes dari Usaha Utamanya "

Ads :