Kerinci , Jejakkriminal.Net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci menggelar hearing bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pihak PT Kerinci Merangin Hidro (KMH), serta tokoh masyarakat untuk membahas penyusutan debit air Danau Kerinci yang belakangan ini menjadi perhatian publik, Selasa, (3/2/2026).
Hearing yang berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kerinci tersebut dipimpin oleh pimpinan DPRD Bapak H. Boy Edwar, M. M , dr. Surmila Apri Yulisa, dan dihadiri sejumlah anggota dewan lintas komisi. Pertemuan ini digelar sebagai bentuk respons DPRD terhadap aspirasi masyarakat terkait menurunnya debit air Danau Kerinci yang dinilai berdampak pada lingkungan, mata pencaharian nelayan, sektor pertanian, serta keberlangsungan ekosistem danau.
Dalam forum tersebut, perwakilan LSM , yang di sampaikan oleh Efyerman menyampaikan kekhawatiran atas kondisi Danau Kerinci yang terus mengalami penyusutan. Mereka menilai perlu adanya kajian ilmiah yang transparan serta pengawasan ketat terhadap aktivitas di kawasan danau dan daerah aliran sungai (DAS) yang bermuara ke Danau Kerinci.
Sementara itu, perwakilan PT KMH menyampaikan penjelasan terkait operasional perusahaan dan menegaskan komitmen untuk mematuhi ketentuan perizinan serta aturan lingkungan hidup.
PT KMH juga menyatakan siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait guna mencari solusi terbaik terhadap permasalahan yang terjadi.
Ketua LSM PKLH Wandi Adi, S. Sos, saat di mintai keterangannya saat hadir dalam hearing tersebut berharap DPRD Kabupaten Kerinci dapat memfasilitasi dialog berkelanjutan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan.
Menurutnya , Danau Kerinci memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan budaya yang harus dijaga secara bersama-sama menanggapi berbagai masukan tersebut, di sisi lain juga kehadiran PT KMH dalam pembangunan PLTA juga sangat penting bagi masyarakat Kerinci sehingga langkah - langkah yang di ambil semua pihak perlu di telaah secara mendalam demi kesejahteraan masyarakat kabupaten Kerinci dan kota sungai penuh," Terangnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, dr. Surmila Apri Yusa, menegaskan bahwa menyusutnya debit air Danau Kerinci merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara komprehensif dan kolaboratif oleh seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, Danau Kerinci tidak hanya berfungsi sebagai sumber air dan penopang ekosistem, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi ekonomi masyarakat, budaya, serta pariwisata daerah. Oleh karena itu, upaya penanganan tidak bisa dilakukan secara parsial.
“DPRD mendorong pemerintah daerah, pengelola PLTA, serta instansi terkait untuk duduk bersama mencari solusi terbaik, agar pemanfaatan sumber daya air tetap berjalan namun kelestarian Danau Kerinci juga terjaga,” ujar dr. Surmila.
Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Kerinci akan mengawal lahirnya kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan, termasuk evaluasi pola pengelolaan air, rehabilitasi daerah tangkapan air, serta pelibatan aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem danau.
“Kami berharap langkah konkret yang diambil nantinya mampu meminimalisir dampak penyusutan danau, sehingga keberlangsungan hidup masyarakat sekitar Danau Kerinci tetap terjamin,” tutupnya.
DPRD Kabupaten Kerinci menyatakan akan menindaklanjuti hasil hearing dengan merekomendasikan langkah-langkah konkret kepada pemerintah daerah dan instansi teknis terkait.
DPRD juga menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan penyusutan debit air Danau Kerinci agar dapat ditangani secarakomprehensif dan berkelanjutan.
Dalam hearing yang berlangsung di sepakati unsur DPRD dan PT KMH dan LSM / Media dan tokoh masyarakat untuk turun ke lapangan melihat kondisi di danau Kerinci.
(Andol jmb)




.png)
Posting Komentar untuk "DPRD Kabupaten Kerinci Gelar Hearing Bersama LSM, PT KMH, dan Tokoh Masyarakat Bahas Penyusutan Debit Air Danau Kerinci"