Majalengka,jejakkriminal.net
Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto, S.H., M.H., CPHR menghadiri Acara Adat Desa Babarit (Mapag Sri) yang digelar di Halaman Balai Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, pada Senin (2/1/2026).
Kegiatan adat tersebut berlangsung khidmat dan meriah, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi serta harapan akan keberkahan dan kesejahteraan di masa mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Camat Majalengka beserta jajaran Muspika Kecamatan Majalengka, perwakilan instansi terkait, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Sidamukti beserta aparatur desa, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, warga Desa Sidamukti, serta para siswa SD dan SMP yang ikut memeriahkan rangkaian acara.
Desa Sidamukti sendiri dikenal sebagai desa yang memiliki sejarah panjang dan nilai filosofis tinggi. Wilayah ini berawal dari kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno, dengan nama “Sidamukti” yang berasal dari bahasa Jawa, yakni “Sida” yang berarti jadi atau berhasil, dan “Mukti” yang berarti kesejahteraan. Nama tersebut mencerminkan doa dan harapan leluhur agar masyarakatnya hidup makmur dan sejahtera.
Desa ini juga menyimpan catatan sejarah kelam akibat bencana pergerakan tanah pada tahun 2006, yang menyebabkan wilayah Blok Tarikolot ditinggalkan oleh warganya dan dikenal sebagai “Kampung Mati”. Kini, Sidamukti telah bangkit dan bertransformasi, menata kembali pemukiman warga pasca bencana, sementara wilayah lama Tarikolot menjadi saksi bisu perjalanan alam dan ketangguhan masyarakatnya.
Melalui kegiatan Mapag Sri ini, masyarakat Sidamukti tidak hanya melestarikan adat dan budaya leluhur, tetapi juga mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong lintas generasi.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. melalui Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto, S.H., M.H., CPHR menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan adat tersebut. Ia menilai Mapag Sri sebagai warisan budaya yang harus dijaga bersama karena mampu memperkuat jati diri masyarakat sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kehadiran Polri dalam kegiatan adat seperti ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal ini terus terjaga,” ujar IPTU Piki.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan, menjadi bukti harmonisnya sinergi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat Desa Sidamukti.
(Kabiro)



.png)
Posting Komentar untuk "Kapolsek Majalengka Kota Hadiri Acara Adat Babarit (Mapag Sri) Desa Sidamukti, Wujud Pelestarian Budaya dan Kebersamaan"