Sanggau, jejakkriminal.net-
Polsek Toba mengirimkan hasil panen jagung hibrida ke Gudang Bulog Kabupaten Sanggau pada Rabu, 11 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WIB. Pengiriman ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan produktif yang digarap oleh personel kepolisian bersama masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, jagung hibrida yang dikirim berjumlah 22 koli atau karung dengan berat total mencapai 1.100 kilogram. Hasil panen ini merupakan buah dari program budidaya yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Toba sebagai bentuk kontribusi nyata institusi kepolisian dalam mendukung program swasembada pangan di daerah.
Proses pengiriman dan penyerahan jagung ke Bulog Kabupaten Sanggau dipimpin langsung oleh Kanit Samapta Polsek Toba, Bripka Fransiskus Ardianto bersama anggota Polsek Toba. Setibanya di lokasi, pihak Bulog langsung melakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium terhadap sampel jagung untuk memastikan kualitasnya sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan tersebut meliputi pengujian kadar air dan kandungan aflatoksin pada jagung. Berdasarkan hasil uji laboratorium, kadar air rata-rata jagung yang dikirim tercatat sebesar 13,3 persen. Hasil ini diperoleh dari tiga kali pengujian ulang dengan rincian pemeriksaan pertama 13,1 persen, pemeriksaan kedua 13,3 persen, dan pemeriksaan ketiga 13,5 persen.
Selain itu, hasil uji laboratorium juga menunjukkan kandungan aflatoksin pada jagung sebesar 1 PPB. Angka ini jauh di bawah ambang batas maksimal yang ditetapkan Bulog yakni 50 PPB, sehingga jagung hibrida tersebut dinyatakan aman dan memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan.
Dengan hasil tersebut, seluruh jagung hibrida seberat 1.100 Kilogram yang dikirim oleh Polsek Toba resmi diterima oleh pihak Bulog Kabupaten Sanggau. Penerimaan ini menandakan bahwa kualitas hasil panen yang dihasilkan telah memenuhi standar mutu penyimpanan dan distribusi pangan nasional.
Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberi contoh kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan produktif.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan. Harapannya, program ini dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program penanaman jagung hibrida ini juga memberikan manfaat ekonomi serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Sanggau.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sanggau, Ipda T.M. Pakpahan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu contoh peran aktif Polri dalam mendukung program pembangunan nasional di sektor pertanian. Selain meningkatkan produksi pangan lokal, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan pertanian bukan hanya sekadar simbolis, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Selama kegiatan pengiriman hingga pemeriksaan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
(Kaperwil Alantitus)


.png)
Posting Komentar untuk " Dukung Swasembada Pangan, Jagung Hibrida Polsek Toba Resmi Masuk Gudang Bulog"