Menyongsong perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepala Biro (Kabiro) Media Jejak Kriminal Kabupaten Majalengka, Ihin Solihin, mengajak seluruh umat Muslim di wilayahnya untuk menyikapi potensi perbedaan waktu penetapan 1 Syawal dengan bijak.
Ihin menegaskan bahwa perbedaan penanggalan tidak boleh menjadi pemicu keretakan sosial. Sebaliknya, ia mendorong masyarakat untuk memandang keberagaman tersebut sebagai warna indah dalam beragama.
"Perbedaan waktu hari raya jangan sampai dijadikan alasan untuk perpecahan di antara umat Muslim. Jadikan perbedaan itu sebagai rahmat dan momentum untuk memperkuat tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah)," ujar Ihin Solihin dalam pesan resminya, Kamis (19/03).
Sebagai sosok yang aktif mengawal arus informasi di Majalengka, Ihin juga menekankan pentingnya saling menghargai antarsesama. Menurutnya, esensi dari Idul Fitri adalah kemenangan melawan hawa nafsu dan kembalinya diri kepada kesucian hati.
Dalam kesempatan yang khidmat ini, keluarga besar Media Jejak Kriminal Kabupaten Majalengka turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mitra dan lapisan masyarakat:
"Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Ucapan tersebut ditujukan khusus kepada rekan-rekan sesama profesi wartawan, jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka, serta seluruh masyarakat luas.
"Semoga di hari kemenangan ini, sinergitas antara pers, pemerintah, dan masyarakat semakin solid demi kemajuan Kabupaten Majalengka yang kita cintai," pungkasnya.
(Eman Suherman)



.png)
Posting Komentar untuk "Pesan Sejuk Kabiro Media Jejak Kriminal Majalengka, Jadikan Perbedaan Idul Fitri 1447 H Sebagai Kekuatan Ukhuwah"