Kerinci , Jejakkriminal.Net - Kepala Desa Air Terjun Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Wisal Putra, tengah menjadi sorotan tajam masyarakat setelah muncul dugaan praktik mark-up anggaran dana desa dalam sejumlah kegiatan didalam desa tersebut.
Sejumlah warga mengaku menemukan kejanggalan antara besaran anggaran yang tercantum dengan realisasi fisik di lapangan. Proyek yang seharusnya bernilai besar, dinilai tidak sebanding dengan hasil pekerjaan yang terlihat serta pos anggaran yang telah di tentukan.
“Kami menduga ada pembengkakan anggaran. Pekerjaan di lapangan tidak sesuai dengan nilai dana yang dihabiskan,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Tak hanya itu, transparansi penggunaan dana desa juga dipertanyakan. Warga menilai pemerintah desa kurang terbuka dalam menyampaikan rincian anggaran kepada masyarakat, sehingga memicu kecurigaan dan keresahan.
Masyarakat pun mendesak Inspektorat serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan audit dan penyelidikan menyeluruh terhadap pengelolaan dana desa tersebut.
“Kami minta Inspektorat dan APH jangan tutup mata. Jika memang ada penyimpangan, harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas warga lainnya.
Adapun anggaran dana desa yang di diduga di markas up sebagai berikut :
Tahun 2024 dengan Nilai Anggarn DD ( Dana Desa ) : Rp. 1.123.116.000
1. Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa 1 PAKET Dukungan Kegiatan Seremonial Rp 25.000.000 Diduga di Mark Up
2. Pengembangan Sistem Informasi Desa 1PAKETRp 5.000.000Diduga di Mark Up
3. Penyusunan Dokumen Keuangan Desa (APBDes/ APBDes Perubahan/ LPJ APBDes, 1 PAKET Rp 12.166.000Diduga di Mark Up
4. Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa (RPJMDes/RKPDes,) 1PAKETRp 3.180.000
5. 8 KALI Musyawarah Desa Non Reguler Musdus Rp12.250.000Diduga di Mark Up
6. 1 PAKET Dokumen Profil Desa (profil kependudukan dan potensi desa) Penyusunan Profil Desa Rp 8.365.000 diduga Fiktif
7. 1 UNIT Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa Pembangunan Sarana Olahraga Rp 376.828.200Diduga di Mark Up
8. 1 KALI Jumlah i Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, tingkat Desa Keagamaan/ BKMT Rp 10.640.000Diduga di Mark Up
9. 1 KALI Jumlah Frekwensi Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, tingkat Desa Perayaan HUT RI Rp 15.000.000Diduga di Mark Up
10. 100 Meter Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/ Gang Pengerasan Jalan Lingkungan Rp 25.415.000Diduga di Mark Up
11.Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman / Gang 100 METER Jalan Pemukiman/Gang Rp 51.943.000Diduga di Mark Up
12. Jalan Lingkungan Permukiman/Gang 150 METER Jalan Pemukiman/Gang Pengaspalan Jalan Lingkungan Rp 189.848.524Diduga di Mark Up
13. Dukungan Pendidikan bagi Siswa Miskin/Berprestasi 20 ORANG Jumlah Siswa Penerima Bea Siswa Dukungan Pendidikan Rp 25.000.000Diduga di Mark Up
14. Honor Pengajar, Pakaian Seragam, 1 PAKET Operasional PAUD/TK/TPA/
TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa Rp 28.000.000Diduga di Mark Up
15. Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu 1 UNIT Rp 29.700.000Diduga di Mark Up
16. 1 PAKET Terselenggaranya Pembentukan/Fasilitasi/Pelatihan/Pendampingan kelompok usaha ekonomi produktif (pengrajin, pedagang, industri rumah tangga,) Pengolahan Gula Aren Rp 45.170.000
17. Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan 1 KALI Rp 16.057.500Diduga di Mark Up
18. 12 ORANG Jumlah Peserta Peningkatan kapasitas perangkat Desa Pelatihan Perangkat Desa Rp 21.082.776 diduga Fiktif
19. 1 UNIT Jumlah alat produksi dan pengolahan pertanian yang diserahkan Pengadaan
Bibit,Pupuk dan Obat-Obatan Rp 130.000.000Diduga di Mark Up
Total dugaan kerugian negara tahun 2024 Rp. 330.000.000.( Tiga ratus tiga puluh juta rupiah.)
Dan Tahun 2025 sebagai berikut :
Tahun 20245 dengan Nilai Anggarn DD ( Dana Desa ) : Rp. 734.120.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa 1 PAKET Dukungan kegiatan di desa Jambore PKK Rp 9.550.000Diduga di Mark Up
2. Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa 1 PAKET Biaya Koordinasi Rp 12.450.000Diduga di Mark Up
3. 1 PAKET Pengambangan Sistim Informasi Desa Rp 5.000.000 Diduga Fiktif
4. Penyusunan Dokumen Keuangan Desa (APBDes/ APBDes LPJ APBDes, 1 PAKET
Dokumen Keuangan Desa Penyusunan APBDes Rp 11.580.000Diduga di Mark Up
5. 1 PAKET Dokumen Perencanaan Desa Penyusunan RKP DesaRp 2.955.000
6. Musdus, rembug warga,yang bersifat non-reguler sesuai kebutuhan desa 3 KALI
Musyawarah Desa Non Reguler Musdus Rp 12.250.000Diduga di Mark Up
7. 1 UNIT Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Rp 103.500.000
Diduga di Mark Up- 2024 di anggarkan Rp 376.828.200Diduga di Mark Up
8. 1 KALI Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, dan Keagamaan tingkat Desa Rp 15.000.000Diduga di Mark Up
9. 1 KALI Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, dan Keagamaan
perayaan hari kemerdekaan, tingkat Desa BKMT Rp 29.750.000Diduga di Mark Up
10. Penyertaan Moda l BUMDes Rp 177.000.000
11. 1 PAKET Terselenggaranya Pembentukan/Fasilitasi/Pelatihan/Pendampingan kelompok usaha ekonomi produktifPelatihan Tata Boga Rp 71.485.000Diduga di Mark Up 2024 juga di anggarkan - Rp 45.170.000
12. 1 KALI Pelatihan/Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Rp 17.100.000Diduga di Mark Up
13. Pemeliharaan Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga100 METERPemeliharaan
Sambungan Air Bersih Rp 129.725.000Diduga di Mark Up
14. Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 100 UNIT Rp 31.720.000Diduga di Mark Up
15. 60 ORANG Jumlah Siswa Penerima Bea Siswa Dukungan Pendidikan Rp 26.000.000
16. 1 PAKET Operasional PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa Paud dan Pengajian Rp 36.700.000Diduga di Mark Up Tahun 2024 pernah di anggarkan Rp 28.000.000
Total Dugaan dana Desa Tidak Tepat Sasaran Rp.210,000.000
( DuaRatus Sepuluh Juta Rupiah) Tahun 2025
Informasi dari warga yang berhasil di himpun dari warga,baru baru ini Kades Air Terjun Wisal Putra ,Secara Diam.Diam telah menjual Sapi milik BUMDES Sebanyak Tiga (3) Ekor ,sampai hari ini kami warga masyarakat Desa Air Terjun Tidak di beri tau oleh Kades Kemana Uang hasil penjualan Sapi warga tersebut di pergunakan,pada Hal Sapi tersebut adalah Milik Masyarakat ucap Sumber.
Menurut Bebarapa Sumber dari Warga Desa Air Terjun juga mengukapkan ,mengapa masyarakat tidak di beri tau Oleh Kades tentang Dana BUMDES,temasuk berapa jumlah Aset BUMDES pun Warga tidak Di Beri Tau, Ini Ada Apa.
Diduga dari hasil Korupsi Uang Masyarakat Desa Air Terjun, Oknum Kades W Secara diam diam telah memiliki Dua Kaflingan Kebun Sawit di Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Seharga 200 juta,Kemudian Juga diduga dari Penggelapan uang Rakyat Kades juga Cukup Luas Membeli Kebun Kayu Manis di Daerah Solok Selatan.
Dengan Prilaku Oknum Kades Air Terjun Bernama Wisal Putra Yang cukup Banyak merugikan Masyarakat dengan Menggelapkan Uang Negara (Korupsi), Maka Warga masyarakat Desa Air Terjun Meminta Pada pihak Penegak Hukum jangan tinggal Diam,Jikalau terbukti Telah Melakukan Korupsi,diminta aparat penegak hukum bertindak tegas.
Dan diminta kepada Inspektorat Kerinci Jangan Main Kucing Kucingan bersama Oknum Kades Desa Air Terjun,Alias ikut menerima Upeti dari hasil penggelapan Uang Negara yang di lakukan Oknum Kades.ucap Sumber.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Air Terjun, Wisal Putra, terkait dugaan tersebut.
Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, guna memastikan pengelolaan dana desa berjalan transparan, akuntabel, dan benar-benar untuk kepentingan masyarakat. (Adl)



.png)
Posting Komentar untuk "Diduga Mark-Up Dana Desa, Kades Air Terjun Wisal Putra Disorot Warga"