Hadapi El Niño, APP Group Kerahkan 907 RPK + 5 Heli: Kolaborasi & Deteksi Dini Jadi Senjata Lawan Karhutla 2026


 Hadapi El Niño, APP Group Kerahkan 907 RPK + 5 Heli: Kolaborasi & Deteksi Dini Jadi Senjata Lawan Karhutla 2026

PALEMBANG* –Jejakkriminal.net


Ancaman El Niño bikin Sumsel siaga penuh. Pemprov gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Nasional 2026 di Griya Agung, Palembang, Selasa 6 Mei 2026. APP Group tampilkan kekuatan penuh: 907 personel, drone, AWS, hingga 5 helikopter.


Apel dipimpin Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. Diikuti 1.600 personel gabungan TNI, Polri, BPBD, instansi, dunia usaha, dan kelompok masyarakat peduli api.


*1. BMKG: Kemarau Puncak Agustus, El Niño Juli-September 2026*  

BMKG prediksi musim kemarau 2026 mulai bertahap sejak April, puncak Agustus. El Niño berkembang Juli-September 2026. Kombinasi ini berpotensi perparah kekeringan dan naikkan risiko karhutla.


*2. Menko Polkam: Sumsel Rawan, Jangan Lengah Meski Luas Karhutla Turun*  

Djamari Chaniago tegaskan Sumsel strategis tapi rawan karhutla karena lahan gambut, mineral kering, dan riwayat kebakaran berulang.


Data Kemenhut: luas karhutla Sumsel turun dari 15.422 ha di 2024 jadi 5.939 ha di 2025. Hingga April 2026 tercatat 79,95 ha. “Meski turun, jangan lengah. Kemarau 2026 diprediksi datang lebih awal dan lebih kering,” tegas Menko.


Pemerintah reaktivasi Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla Nasional 2026. Fokus: pencegahan dini, terpadu, tegas. Minta perkuat patroli, deteksi hotspot, edukasi, dan penegakan hukum.


*3. APP Group: IFM 4 Pilar, Kerahkan 907 RPK & 5 Helikopter*  

APP Group bersama 7 mitra pemasok di Sumsel — PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai, PT SBA Wood Industries, PT Rimba Hutani Mas, PT Sumber Hijau Permai, PT Bumi Persada Permai, dan PT Tri Pupajaya — tampilkan kesiapan.


Direktur APP Group Suhendra Wiriadinata: pakai _Integrated Fire Management_ (IFM) 4 pilar: pencegahan, persiapan, deteksi dini, respon cepat.


_“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan secara sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat dengan pemerintah, aparat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,”_ ujar Suhendra.


*4. Kekuatan APP Group di Sumsel: Dari Drone hingga Situation Room 24 Jam*  

APP Group + mitra siagakan:

**Kategori** **Kekuatan**

**Personel** 907 RPK, 48 Tim Reaksi Cepat, 633 MPA di 31 desa DMPA

**Udara** 3 heli patroli, 2 heli water bombing

**Air** 2 airboat, 84 speedboat untuk lahan basah

**Darat** 22 mobil patroli, 27 truk pemadam, 155 motor patroli

**Deteksi** 40 menara api, 81 menara mini portable, 87 pos pantau, drone, CCTV, AWS

**Komando** 31 *situation room* 24 jam, terhubung real-time data satelit

Helikopter APP Group simulasi patroli udara saat apel. Program Desa Makmur Peduli Alam (DMPA) jalan di 31 desa OKI, Banyuasin, Muba libatkan TNI/Polri, Pemda, MPA: patroli terpadu, sosialisasi, lahan tanpa bakar.


_"Kami mengajak semua stakeholder untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam mencegah dan menanggulangi potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan,"_ tambah Suhendra.


Pewarta / Agung 

Posting Komentar untuk "Hadapi El Niño, APP Group Kerahkan 907 RPK + 5 Heli: Kolaborasi & Deteksi Dini Jadi Senjata Lawan Karhutla 2026"

Ads :