Merangin-Menghawatirkan. Air dulu bisa digunakan untuk kebutuhan sehari hari ,jernih dan sejuk itu tinggal kenangan. Masyarakat mengeluhka air yang dulu bisa untuk dikonsumsi dan menompang kehidupan sehari-hari kini sudah memenghawatirkan.senin 5 Mei 2026. salah satu warga yang tinggal di bantaran sungai yang tidak disebutkan namanya menuturkan kepada jejakkriminal.net.
dulu kami menggunakan air sungai ini untuk kebutuhan sehari-hari, mandi ,mencuci dan untuk konsumsi, tapi sekarang airnya keruh susah untuk mencuci kalau baju putih menjadi kuning. untuk mandipun badan terasa gatal gatal dan tidak bisa lagi untuk air minum. Tutur salah satu warga.
Masyarakat Memohon kepada pihak berwajib menindak lanjuti kejadian ini. Aktivitas PETI yang menggunakan alat berat Seperti Excavator yang harganya mencapai 2 miliar tidak sedikit bahkan ratusan yang melakukan tidakan ilegal itu masyarakat kecil mana mampu memiliki alat Excavator tutur salah satu warga yang tidak disebutkan namanya. Dilokasi PETI Tabir barat/Tabir ulu telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang nyata antara lain.
Air sungai sangat keruh akibat pengerukan dasar sungai dan pembuangan lumpur limbah tambang. Banyak warga mengeleluhkan kulit menjadi gatal setelah bersentuhan dengan air sungai, kemungkinan Karena adanya bahan kimia atau partikel berbahaya dari proses penambangan.
Tanah dipinggiran sungai mengalami longsor dan abrasi, bahkan berpotensi menyebabkan banjir yang lebih sangat parah. Apakah pemerintah tidak lagi menjalankan undang undang nomor 2 Tahun 2025.beberapa ketentuan penting yang berkaitan dengan PETI.
Selain itu, Aktivitas ini juga melanggar undang undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup karena menyebabkan kerusakan lingkungan dan pencemaran yang merugikan masyarakat.
Kami memohon pihak berwenang untuk menindaklanjuti masalah ini yang berlarut larut selama bertahun-tahun bukan alasan lagi karena kendala medan yang berat, zaman sekarang sudah canggih bisa mendeteksi panas pada daerah tertentu kalau juga tidak terdeteksi satelit menggunakan drone kalau tidak punya pinjam ke 🇷🇺 rusia, tutur salah satu warga dengan candaan. Teruntuk pak Kapolda kami sebagai Masyarakat meminta untuk menidak lajutinya.
Imron.


.png)
Posting Komentar untuk "Masyarakat Tabir Mengeluhkan Air Yang Dulu Jernih Sekarang Menjadi Keruh"