Ngobrol Santai Bersama Raden Adipati Surya: Soal Bibit Sawit Mahal, Jambang, dan Pentingnya Menenangkan Pikiran di Kebun




Blambangan Umpu Suasana pagi di kediaman penulis menjadi lebih hangat usai kedatangan tamu mantan Bupati Way Kanan dua periode, Raden Adipati Surya. Beliau mampir sejenak sepulang menjenguk kebun miliknya di Kampung Tanjung Sari, Kecamatan Blambangan Umpu.


Dalam obrolan santai yang berlangsung lebih dari satu jam itu, Raden Adipati Surya—yang akrab disapa RAS—banyak berbagi cerita seputar dinamika perkebunan saat ini. Topik utama yang mengemuka adalah kelangkaan dan mahalnya harga pupuk non-subsidi serta bibit sawit.


"Kondisi sekarang memang berat. Harga bibit dan pupuk non-subsidi melambung tinggi," ujarnya membuka pembicaraan.


Ia mengungkapkan keinginan untuk melakukan sistem 'jambang' (pembibitan mandiri) guna menekan biaya. Namun, RAS menyadari bahwa metode tersebut memiliki tantangan tersendiri. "Pengen jambang bibit sendiri, tapi kalau jambang itu pasti repot. Harus mempekerjakan orang khusus untuk merawatnya, biayanya jadi bertambah lagi," jelasnya.


Meski demikian, beliau tetap optimis dan memberikan pesan berharga bagi para pemilik lahan atau calon investor muda. Menurutnya, berkebun adalah investasi jangka panjang untuk masa depan.


"Buatlah kebun untuk masa depan kita nanti. Dan yang paling penting, sudahilah sikap yang suka temperamen karena itu akan merugikan kita sendiri," pesannya dengan nada lembut namun tegas.


Bagi RAS, kebun bukan sekadar ladang ekonomi, tetapi juga tempat terapi jiwa. "Enak ke kebun, kita tenang pikiran," tambahnya, menggambarkan bagaimana aktivitas bercocok tanam bisa menjadi penyeimbang kehidupan yang penuh tekanan.


Obrolan yang penuh wawasan dan nasihat itu akhirnya harus berakhir. Sambil berpamitan pulang, Raden Adipati Surya meninggalkan undangan hangat, "Main ke rumah ya. Tapi minggu depan insya Allah saya ada di rumah," katanya ramah sebelum berlalu.


Kunjungan singkat ini mengingatkan kita bahwa di balik sosok pemimpin masa lalu, terdapat kebijaksanaan sederhana tentang kesabaran, perencanaan masa depan, dan ketenangan hati yang bisa dipetik dari alam.



Posting Komentar untuk "Ngobrol Santai Bersama Raden Adipati Surya: Soal Bibit Sawit Mahal, Jambang, dan Pentingnya Menenangkan Pikiran di Kebun"

Ads :