Nama SAIDINA Mencuat, Warga Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Desa Pulau Aro yang Kian Tak Terkendali






Merangin, Jambi | Jejakkriminal.Net-

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga berlangsung di kawasan Persawahan, Pulau Aro Desa Pulau Aro, Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin, kembali menuai sorotan. 


Berdasarkan hasil penelusuran media ini di lapangan serta informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, aktivitas tersebut disebut-sebut terus berlangsung secara terbuka dan semakin meluas 7/8/2026).


Sejumlah warga mengungkapkan bahwa dua unit alat berat excavator diduga digunakan dalam aktivitas tersebut. dengan merek ZOOMLION yang disebut milik seorang warga Desa Pulau Aro


Yang menjadi perhatian masyarakat, lokasi aktivitas tersebut berada tidak jauh dari permukiman warga, tepatnya di sepanjang Persawahan dan tidak jauh dari Sungai Tabir. Kondisi itu dinilai memperlihatkan bahwa aktivitas yang diduga tidak memiliki izin tersebut berlangsung tanpa rasa khawatir akan adanya penindakan.


Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, aktivitas alat berat di wilayah tersebut bukan lagi pemandangan baru.


"Sekarang hampir setiap hari kami melihat orang keluar masuk untuk survei lokasi tambang. Excavator juga terus bergantian masuk. Aktivitasnya makin ramai. Kami berharap aparat segera turun mengecek kebenarannya," ujar warga.


Warga lainnya mengaku khawatir kerusakan lingkungan akan semakin parah apabila aktivitas tersebut terus dibiarkan.


"Air sungai semakin berubah keruh pekat, lingkungan rusak, dan masyarakat yang nantinya menanggung dampaknya. Jangan sampai hukum hanya berlaku untuk masyarakat kecil, sementara dugaan aktivitas seperti ini berjalan tanpa tindakan."


Masyarakat juga mempertanyakan efektivitas pengawasan dari pemerintah desa karena aktivitas tersebut disebut berlangsung di lokasi yang mudah diketahui warga.


"Lokasinya dekat dengan permukiman. Wajar kalau masyarakat bertanya, apakah pemerintah desa sudah mengetahui kondisi ini? Kalau sudah tahu, langkah apa yang sudah dilakukan? Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar diam."


Warga berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, masyarakat meminta agar penegakan hukum dilakukan secara profesional tanpa membedakan siapa pun yang terlibat.


Masyarakat menegaskan bahwa kelestarian Sungai Tabir dan Persawahan Desa Pulau Aro, jauh lebih penting daripada kepentingan segelintir pihak. Mereka berharap tidak ada kesan bahwa dugaan aktivitas PETI dapat berlangsung bebas tanpa pengawasan, sementara kerusakan lingkungan terus terjadi dan keresahan warga semakin meningkat.

Posting Komentar untuk "Nama SAIDINA Mencuat, Warga Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Desa Pulau Aro yang Kian Tak Terkendali"


Ads :