Kab. BandungJejak Kriminal.net - Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Sorotan tersebut mencuat seiring dengan besarnya alokasi penyertaan modal yang dikucurkan dari Dana Desa selama kurun waktu tujuh tahun terakhir.
Diketahui berdasarkan data yang dihimpun, total penyertaan modal untuk BUMDes Cihawuk dari tahun 2018 hingga 2025 terhitung telah menembus angka Rp772.967.000.
Angka yang dinilai cukup fantastis untuk skala Desa tersebut mematik pertanyaan publik ihwal transparansi, realisasi serta azas kemanfaatan dari unit usaha yang dikelola.
Guna mendapatkan informasi dan validasi penerapan anggaran tersebut, awak media coba menyambangi Kantor Desa Cihawuk Rabu 24/06/2026.
Namun sangat disayangkan, upaya konfirmasi langsung kepada otoritas tertinggi desa berujung buntu. Kepala Desa maupun Sekretaris Desa Cihawuk tidak berada di tempat.
Informasi yang digali di lingkup Kantor Desa, memastikan bahwa regulasi dan operasional BUMDes saat ini dinakhodai oleh seorang ketua bernama Andri.
Lebih lanjut awak media berupaya menemui Andri di kediamannya untuk mendapatkan klarifikasi resmi. Andri mengaku sudah mengundurkan diri dari jabatan ketua Bumdes katanya.
Namun, Andri menuturkan penyertaan modal di tahun 2025 untuk ketahanan pangan (Ketapang), iya menjalankan tiga bidang kegiatan usaha sesuai proposal.
Ada buat pembuatan hom stay untuk pembibitan kentang, Pertanian penanaman kentang dan budidanya kelinci.
Lebih lanjut Andri merinci, untuk pengembangan pertenakan kelinci di anggarkan empat puluh juta dan sisanya untuk hom stey dan penanaman kentang. Untuk kelinci di pelihara oleh dua kelompok. Di RW 9 dan RW 10.
Namun," baru dari pertenakan kelinci yang menghasilkan keuntungan itupun, engga seberapa.
Saya menjabat baru di ketahanan pangan saja. BUMDES sebelumnya saya kurang tau. Ada usaha yang di serahkan dari pengurus terdahulu cuma pengolahan air bersih aja tandasnya.
Sampai berita ini di publikasikan kepala desa dan ketua BPD belum memberikan keterangan resmi.
(Kaperwil Hendra)





.png)
Posting Komentar untuk "Ratusan Juta Rupiah Suntikan Modal Bumdes Cihawuk Jadi Sorotan Publik?"