Kendal – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan menggali nilai-nilai sejarah leluhur, rombongan melaksanakan kegiatan `Ziarah dan Napak Tilas` ke `Makam Syech Pangeran Benowo` Desa Pekuncen dan `Gua Kulkulan` Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal pada Rabu,15 Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua DPW LSM PKP jawa Tengah,Siti Nurjanah,Ketua DPP PETAMANDALA dan Juga TEAM MEDIA PETAMANDALANEWS serta anggota, dengan semangat `Melestarikan Tradisi, Menjaga Sejarah, Mempererat Persaudaraan`.
Rombongan disambut hangat di area `Makam Pangeran Benowo Ds. Pekuncen` oleh juru kunci Kyai Sodikin dan pengurus makam dan Takmir masjid Pegandon. Terlihat gapura hijau bertuliskan `Selamat Datang Tamu Ziarah di Makam "PANGERAN BENOWO" DESA PEKUNCEN KECAMATAN PEGANDON KABUPATEN KENDAL JAWA TENGAH karena Besuk pagi akan diselenggarakan Khaul.
Acara diawali dengan doa bersama, tahlil, dan tabur bunga di dalam cungkup makam yang dijaga dengan khidmat. Para peziarah tampak husyuk memanjatkan doa di depan makam yang dilindungi kelambu dan pagar kuningan.
Syech Pangeran Benowo dikenal sebagai salah satu tokoh Waliyulloh penyebar Islam di wilayah Kendal. Makam beliau menjadi salah satu tujuan ziarah religi yang ramai dikunjungi.
Bahkan berdasarkan pamflet yang terpasang, akan diadakan `Pengajian Umum Dalam Rangka Haul Waliyullah Pangeran Benowo` pada `Kamis Wage, 16 Juli 2026 / 1 Safar 1448 H` di Halaman Masjid Pangeran Benowo dengan pembicara `KH. Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum)`.
Sebelum menuju lokasi ziarah, rombongan sempat bersilaturahmi ke kediaman sesepuh di wilayah Pegandon. Suasana hangat dan kekeluargaan terasa saat berdiskusi tentang sejarah dan budaya Kendal. Jamuan kudapan dan teh menemani obrolan para sesepuh dan anggota rombongan.
Perjalanan dilanjutkan ke `Gua Kulkulan Pegandon`. Rombongan berjalan melewati jalan setapak di tengah hutan yang asri. Salah satu ciri khas gua ini adalah batu besar yang membentuk ceruk alami, tempat rombongan berfoto bersama.
Gua Kulkulan dipercaya masyarakat sebagai tempat pertapaan dan syiar para leluhur terdahulu. Udara yang sejuk dan suasana alam yang tenang menambah kekhusyukan napak tilas ini.
Ketua rombongan,Suparto menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekedar wisata, tetapi untuk mengambil ibroh dan meneladani perjuangan para leluhur.
"Kami datang untuk mendoakan, mengingat jasa, dan belajar dari semangat Syech Pangeran Benowo dalam menyebarkan kebaikan. Sekaligus menjaga situs-situs sejarah seperti Gua Kulkulan agar tetap lestari," ujarnya.
Salah satu peziarah,Romo jenar dari kaliayu,cepirinh menyampaikan bahwa, Seharusnya warga sekitar atau Pemkab Kendal menguri uri ,gua Kulkulan karena merupakan peninggalan sejarah leluhur dan berharap jalan menuju Gua kulkulan diperbaiki agar mudah diakse serta bisa menambah semangat para pegiat sejarah ataupun peziarah serta menunjuang destinasi wisata ziarah kabupaten kendal.Kegiatan ditutup dengan foto bersama di depan gerbang makam dan di area Gua Kulkulan.









.png)
Posting Komentar untuk "Napak Tilas Budaya Dan Spiritual: Ziarah Ke Makam Syech Pangeran Benowo dan Guo Kulkulan Pegandon Kendal "