Pengabdian di Tengah Keterbatasan: Kisah Cicin Kaniati Didik Puluhan Anak dan Harapan Akses Kesehatan Gratis.

 

Bandung-Jejak kriminal.net – Di tengah keterbatasan fisik dan tantangan ekonomi. Aan yang akrab di panggil, Cicin, seorang penyandang disabilitas asal Desa Ibun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

konsisten mendedikasikan dirinya bagi pendidikan agama di lingkungan tempat tinggalnya. Secara sukarela, ia mengajar mengaji bagi lebih dari 40 anak di kediamannya.

Untuk menyambung hidup sehari-hari, Cicin mengandalkan usaha penjualan produk secara daring (online). 

Namun, pendapatan dari sektor informal itu tidak menentu, sementara ia harus berhadapan dengan kondisi kesehatan yang kerap menurun.



Tantangan terbesar yang dihadapi Cicin saat ini adalah akses layanan kesehatan gratis dari pemerintah. 

Meski telah berupaya mengurus dokumen persyaratan yang diperlukan, hingga kini fasilitas jaminan kesehatan gratis tersebut belum ia dapatkan.

Cicin mengatakan, bahwa dari pemerintah pernah memberikan bantuan pada saat rumah nya kena timpahan longsor tiga tahun yang lalu, dan yang terahir kemari ada bantuan berupa beras dan minyak.

Kendati demikian, Cicin menekankan bahwa bantuan stimulatif berupa logistik belum menyelesaikan akar persoalan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

"Kami berharap ada program pembinaan dan sentuhan nyata dari pemerintah. Di balik keterbatasan ini, kami membutuhkan dukungan agar bisa hidup lebih mandiri dan layak," ujar Cicin saat ditemui di kediamannya Rabu 15 Juli 2026.

Posting Komentar untuk "Pengabdian di Tengah Keterbatasan: Kisah Cicin Kaniati Didik Puluhan Anak dan Harapan Akses Kesehatan Gratis."

Ads :