Warga Desa Kedakas Tagih Janji Pembangunan Jembatan Mangkrak, Desak Pemerintah Segera Melanjutkan Proyek

Sanggau, jejakkriminal.net-

Pemerintah Desa Kedakas bersama masyarakat menggelar audiensi terkait kelanjutan pembangunan Jembatan Kedakas yang hingga kini belum juga rampung. Kegiatan tersebut berlangsung pada 13 Juli 2026 di Balai Betumu, Desa Kedakas, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.

Audiensi dihadiri oleh Kepala Desa Kedakas Sifrianus Juhe, Temenggung Desa Kedakas Selianus Sumardi, Ketua BPD Marthalina, Ketua Forum MPDK Yulianus Mariono, Ketua II Adrianus Yusman, tokoh masyarakat, serta para koordinator wilayah (Korwil).
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat mempertanyakan kelanjutan pembangunan Jembatan Kedakas yang dinilai mangkrak sejak dimulai pada tahun 2024. Saat itu, proyek pembangunan pondasi jembatan disebut menggunakan anggaran sekitar Rp1 miliar yang bersumber dari dana aspirasi dewan. Namun, hingga hampir tiga tahun berlalu, pembangunan belum kembali dilanjutkan.

Perwakilan masyarakat, AY, menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan karena menjadi akses utama masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari.

> "Kalau jembatan ini tidak segera dibangun, masyarakat tetap kesulitan membawa hasil kebun ke pasar maupun memenuhi kebutuhan pokok. Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian warga," ujarnya.



Saat ini warga hanya mengandalkan jembatan darurat yang dibangun secara swadaya menggunakan kayu. Kondisinya dinilai memprihatinkan karena hanya dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Selain itu, material kayu mulai mengalami kerusakan akibat hujan dan panas.

Menurut pemerintah desa dan masyarakat, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari lobi, negosiasi, hingga penyampaian proposal kepada DPRD Kabupaten Sanggau, Pemerintah Kabupaten Sanggau, Dinas PUPR Kabupaten Sanggau, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, DPRD Provinsi, hingga pemerintah pusat. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai kelanjutan pembangunan dengan alasan keterbatasan anggaran.

Meski demikian, masyarakat menegaskan tidak akan menyerah. Melalui hasil musyawarah dan audiensi tersebut, warga berkomitmen terus mengawal pembangunan Jembatan Kedakas hingga benar-benar selesai.

Masyarakat berharap Bupati dan Wakil Bupati Sanggau, DPRD Kabupaten Sanggau, Dinas PUPR Kabupaten Sanggau, Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, DPRD Provinsi, Dinas PUPR Provinsi, hingga pemerintah pusat segera turun langsung ke lokasi dan memberikan kepastian atas kelanjutan proyek tersebut.

Jembatan Kedakas juga diharapkan dapat menjadi akses penghubung bagi masyarakat Desa Riyai, Berakak, dan Engkasan, sehingga keberadaannya dinilai sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan akses pendidikan di wilayah tersebut.

Selama kegiatan audiensi berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


(Kaperwil Alantitus Batuah)

Posting Komentar untuk "Warga Desa Kedakas Tagih Janji Pembangunan Jembatan Mangkrak, Desak Pemerintah Segera Melanjutkan Proyek"

Ads :