Demi Perlindungan Siswa, Pemuda Pancasila Desak SDN 81 dan Disdik Tuntas Tangani Bullying


 

Demi Perlindungan Siswa, Pemuda Pancasila Desak SDN 81 dan Disdik Tuntas Tangani Bullying

PALEMBANG,- 

Jejak kriminal.net

 

Dugaan kasus *bullying atau perundungan* di *SD Negeri 81 Palembang* menuai kecaman. *Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kota Palembang* mendesak pihak sekolah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut.


Organisasi masyarakat ini menegaskan, setiap bentuk perundungan terhadap peserta didik tidak dapat ditoleransi karena mencederai hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang aman dan nyaman.


*Minta Evaluasi dan Pengawasan Diperketat*

Kevien_SKAY, Kabid P2AC-5 Pemuda Pancasila MPC Kota Palembang, meminta Kepala Sekolah SDN 81* bersama jajaran guru untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas peserta didik di lingkungan sekolah.


Ia juga menekankan pentingnya setiap laporan atau dugaan perundungan ditangani secara *serius, cepat, dan transparan*.


"Persoalan bullying tidak boleh dianggap sepele. Ini menyangkut rasa aman, mental, dan masa depan anak-anak kita. Kami meminta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh serta mengambil langkah konkret," tegas Kevien.


Menurutnya, sekolah harus menjadi *rumah kedua* yang memberikan rasa aman bagi seluruh siswa, bukan tempat yang menimbulkan trauma.


 *Desak Kejelasan dan Langkah Pencegahan*

Selain penanganan, Pemuda Pancasila juga mendesak adanya kejelasan dari pihak terkait mengenai langkah-langkah yang sudah dan akan dilakukan untuk menuntaskan dugaan bullying di SDN 81.


Lebih jauh, organisasi ini meminta adanya program *pencegahan* agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Mulai dari sosialisasi anti-bullying, penguatan peran guru BK, hingga keterlibatan orang tua.


 *Ancam Gelar Aksi Damai Jika Tak Ada Perubahan*

Pemuda Pancasila MPC Kota Palembang memberikan tenggat waktu yang wajar kepada pihak terkait untuk menunjukkan perubahan.


"Jika dalam waktu yang dinilai wajar tidak ada langkah nyata dan transparansi dari pihak sekolah maupun dinas terkait, maka kami siap menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi secara damai dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Kevien.


Aksi tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk desakan moral agar persoalan *perlindungan peserta didik* benar-benar menjadi prioritas dan mendapat perhatian serius dari pemangku kebijakan.


 *Tolak Ada Anak Trauma Karena Bullying*

Pemuda Pancasila menegaskan pihaknya menolak keras adanya korban anak yang mengalami trauma akibat perundungan di lingkungan pendidikan.


Untuk itu, 4 hal dinilai penting untuk segera dilakukan: *evaluasi, pengawasan, pencegahan, dan penanganan yang transparan 


"Kami ingin SDN 81 dan seluruh sekolah di Palembang menjadi tempat yang benar-benar aman dan nyaman bagi peserta didik. Jangan sampai ada lagi anak yang takut ke sekolah karena dibully,"pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi dari pihak *SDN 81 Palembang* dan *Dinas Pendidikan Kota Palembang* masih ditunggu. *Ruang hak jawab* terbuka bagi seluruh pihak. ( Tim) 



Posting Komentar untuk "Demi Perlindungan Siswa, Pemuda Pancasila Desak SDN 81 dan Disdik Tuntas Tangani Bullying"


Ads :