Palembang _ Dari Bumi Sriwijaya, Rifdaira Learning Center hadir sebagai salah satu lembaga yang terus menunjukkan komitmen dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan, yang sekaligus berupaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Selatan.
Di bawah inisiatif dan kepemimpinan seorang pemuda yang bernama, Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med., selaku inisiator dan sekaligus Direktur Rifdaira Learning Center, lembaga ini terus mengembangkan berbagai program pendidikan dan peningkatan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan tenaga medis maupun tenaga kesehatan.
Dalam siaran pers, Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med mengatakan kepada media jika dalam kurun waktu 10 bulan, sejak Oktober 2025 hingga Agustus 2026, Rifdaira Learning Center telah menyelenggarakan 13 kegiatan pelatihan dan peningkatan kompetensi yang meliputi pelatihan, webinar, dan workshop.
Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med menjelaskan bahwa berbagai kegiatan tersebut telah diikuti sekitar 525 tenaga medis dan tenaga kesehatan dari berbagai wilayah di Indonesia.
"Kegiatan tersebut merupakan salah satu capaian dan menjadi bukti bahwa Rifdaira Learning Center konsisten dalam menghadirkan ruang pembelajaran bagi tenaga kesehatan, khususnya melalui kegiatan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi dan perkembangan pelayanan kesehatan di lapangan," jelasnya.
Kita juga telah melakukan gelar Pelatihan ANC, USG hingga PPI selama periode Oktober 2025 hingga Agustus 2026, ujar Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med.
Lebih lanjut Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med menuturkan jika
Rifdaira Learning Center telah menyelenggarakan sejumlah pelatihan yang berfokus pada peningkatan keterampilan praktis tenaga kesehatan.
"Ada pelatihan Antenatal Care (ANC) dan Ultrasonografi (USG) sebanyak empat kali, serta pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) sebanyak dua kali. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pembekalan pengetahuan sekaligus keterampilan kepada tenaga kesehatan agar dapat menunjang pelaksanaan pelayanan kesehatan secara lebih optimal," ungkapnya.
Selain pelatihan, Rifdaira Learning Center juga aktif menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi melalui webinar dan workshop.Yaitu Sebanyak delapan kegiatan peningkatan kompetensi telah dilaksanakan dalam bentuk webinar dan workshop, tambah Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med.
Selain itu, Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med mengungkapkan bawa ada empat kegiatan webinar yang telah digelar meliputi Webinar Manajemen Hipertensi, Webinar Hukum Kesehatan I dan II, serta Webinar Akreditasi TPMD dan TPMDG. Ada juga empat kegiatan workshop yang diselenggarakan mencakup Workshop Rekam Medis, Workshop APAR, Workshop Sirkumsisi Modern, serta Workshop USG Abdomen.
"Beragam tema tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi yang dihadirkan tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga mencakup aspek manajemen, administrasi, keselamatan kerja, regulasi, hingga peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Peserta Tersebar di Berbagai Wilayah IndonesiaTidak hanya tenaga medis dan tenaga kesehatan dari Sumatera Selatan," imbuhnya.
Berbagai kegiatan Rifdaira Learning Center juga telah menjangkau peserta dari luar provinsi. Sejumlah kegiatan pelatihan dan workshop diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, di antaranya Jambi, Batam, Bangka, Belitung, serta daerah lainnya. Sementara untuk kegiatan webinar, jangkauan peserta semakin luas. Peserta berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi, ujarnya.
"Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 525 orang dalam kurun waktu 11 bulan, Rifdaira Learning Center secara bertahap memperluas perannya sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan kompetensi bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di Indonesia," kata Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med memperjelas.
Dari Bumi Sriwijaya untuk Indonesia Perkembangan tersebut menjadi langkah penting bagi Rifdaira Learning Center untuk terus mengambil bagian dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Peningkatan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tambahnya.
Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med menegaskan bahwa dari Bumi Sriwijaya, Provinsi Sumatera Selatan,
Rifdaira Learning Center berupaya, berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pendidikan dan peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan tenaga kesehatan serta perkembangan dunia pelayanan kesehatan. Kedepannya akan menghadirkan akses pembelajaran yang tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi dapat menjangkau tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.
"Langkah yang telah dilakukan tersebut terus diperkuat dengan capaian selama 11 bulan menjadi bagian dari perjalanan Rifdaira Learning Center untuk tumbuh, memperluas jangkauan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan," ungkapnya.
Rifdaira Learning Center yang lahir dari Bumi Sriwijaya akan terus melangkah maju meningkatkan kompetensi Tenaga Medis, Tenaga Kesehatan, dan Pelayanan Kesehatan di seluruh Indonesia, harap Adv. dr. H. Muhammad Andri Gunawan , S.H., M.H.,C.Med.
(Rilis)
.png)



Posting Komentar untuk "dr. Andri Gunawan Inisiator Rifdaira Learning Center Terus Meningkatkan Kompetensi Tenaga Medis, Tenaga Kesehatan, dan Pelayanan Kesehatan di Indonesia "