Medan - Sumatera Utara, jejakkriminal.net - Tiga Tokoh yang aktif dalam dunia Pendidikan di Sumut pada masanya, diantaranya; Drs. Syaiful Syafri, MM, DR. Parapat Gultom, M.SIE, dan Ir. Rapolo Siregar mengadakan diskusi dan membahas Stategi Pendidikan guna meningkatkan kualitas para pelajar yang berlangsung di Himawari Caffe Jln. Teladan Medan, Selasa (29/09/26) Sore.
Himawari Cafe yang baru dibuka merupakan Kopi khas Sipirok dengan gula semut dan manisan kulang kaling untuk menunda dan anti toksin tulang tubuh disamping sejumlah makanan ringan yang memiliki ruangan AC dan terbuka yang membuat ketiga tokoh pendidikan ini berkesempatan membahas Pendidikan di Sumut.
Menurut Rafolo, kondisi Pendidikan di Sumatera Utara, khususnya tingkat SMK pada saat ini untuk penjurusan tidak fokus ke dunia kerja karena jurusan banyak bergabung seperti tehnologi, pertanian, komputer dll Yang seharusnya kembali ke konsep awal bidang keahlian seperti SMK Pertanian atau SMK Tehnik, dll.
SMK harusnya berdiri disesuaikan dengan potensi daerah dengan jurusan Kearifan Lokal, dan untuk membangun SMK di daerah harusnya diawali dengan pemetaan sekolah terlebih dahulu, sehingga tidak mengakibatkan minimnya siswa/i, ditambah dengan sulitnya mendapatkan guru yang memiliki keahlian.
Sementara itu, Parapat Gultom menjelaskan sistem pembelajaran saat ini tidak banyak mengadopsi tehnologi dan masih banyak guru yang tidak sependapat tentang tehnologi sehingga lulusan sulit diterima di dunia kerja, seperti saat ini jurusan teknik masih menggunakan mesin yang ada.
Sisi lain guru menghempang penggunaan kecerdasan buatan dalam proses belajar mengajar didalam kelas, seharusnya kecerdasan buatan dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan siswa dalam rangka peningkatan kualitas karena tehnologi harus diadopsi untuk peningkatan literasi, ungkapnya.
Diskusi yang menarik ini terlihat sosok Syaiful Syafri lebih banyak mencatat berbagai materi diskusi yang menurutnya berbagai pandangan ini akan diteliti lebih seksama oleh sejumlah dunia Pendidikan untuk peningkatan kualitas para pelajar di Sumut dalam era persaingan.
Diketahui Ir. Rapolo Siregar seorang ahli perencanaan yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Bupati di Tapsel dan ikut mengurus Yayasan Pendidikan Marsipature Hutanabe. Sedangkan DR. Parapat Gultom adalah seorang ahli Manajemen, disamping berprofesi sebagai Dosen di USU, beliau juga pernah bertugas di USAID. Sementara Syaiful Syafri juga diketahui pernah menjabat sebagai Kadis Pendidikan Sumut dan juga merupakan Dosen di UMSU jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial.(MJ)

.png)



Posting Komentar untuk "Bahas Strategi Pendidikan: Tiga Tokoh di Sumatera Utara Berdiskusi di Himawari Caffe Medan"