PASAMAN_jejakkriminal.net_Angka kecelakaan lalu lintas menjadi alarm penting bagi pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 di Kabupaten Pasaman. Sebanyak 62 kecelakaan tercatat dalam pelaksanaan operasi tahun sebelumnya, dengan delapan orang meninggal dunia.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang dipimpin Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., di Lapangan Apel Sanika Satya Wada, Mapolres Pasaman, Senin (26/10/2026).
Apel turut dihadiri Bupati Pasaman Welly Suhery bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait.
Operasi Patuh Singgalang 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”
Tema tersebut menjadi penegasan bahwa keselamatan di jalan tidak cukup hanya mengandalkan penindakan aparat. Kepatuhan pengguna jalan menjadi kunci untuk mencegah kecelakaan dan korban jiwa.
Data Operasi Patuh Singgalang 2025 mencatat 62 kejadian kecelakaan. Meski turun 21 kejadian atau 34 persen, korban meninggal dunia masih mencapai delapan orang. Selain itu, tercatat 11 korban luka berat dan 76 korban luka ringan.
Dari sisi penindakan, polisi mencatat 239 tilang melalui ETLE dan 6.293 teguran.
Angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan lalu lintas tidak berhenti pada pelanggaran aturan, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia.
Karena itu, Operasi Patuh Singgalang 2026 diarahkan tidak hanya pada penindakan, tetapi juga deteksi dini, pemetaan titik rawan kecelakaan, edukasi, sosialisasi serta peningkatan kesadaran masyarakat.
Personel juga diminta memperkuat safety riding dan safety driving serta melaksanakan penegakan hukum secara elektronik dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.
Kapolres menegaskan, keberhasilan operasi bukan semata-mata diukur dari banyaknya kendaraan yang ditilang. Ukuran yang lebih penting adalah meningkatnya kesadaran masyarakat, menurunnya pelanggaran, berkurangnya kecelakaan dan semakin sedikitnya korban di jalan raya.
Masyarakat pun diimbau tidak menganggap aturan lalu lintas sebagai beban. Sebab, setiap pelanggaran di jalan berpotensi membawa konsekuensi yang jauh lebih besar—bukan hanya sanksi hukum, tetapi juga kecelakaan dan kehilangan nyawa.
Operasi Patuh Singgalang 2026 menjadi momentum untuk mengubah budaya berlalu lintas: dari sekadar takut ditilang menjadi sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama. (TL)

.png)



Posting Komentar untuk "62 Kecelakaan Jadi Alarm, Bupati Welly Hadiri Operasi Patuh Singgalang 2026"