Sanggau, Polda Kalbar - Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Sanggau melalui pemanfaatan lahan produktif bersama masyarakat. Polsek Parindu bersama kelompok tani dan sukarelawan Usaha Mandiri melaksanakan penanaman jagung di lahan tumpang sari seluas sekitar 1,2 hektare di Dusun Tunas Baru, Desa Suka Mulya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut melibatkan Kapolsek Parindu AKP Sutono bersama tujuh personel Polsek Parindu. Turut hadir Pamatwil Ketahanan Polres Sanggau AKP Subardi dan Iptu Sukina serta pemilik lahan Sukaryono bersama anggota kelompok tani dan sukarelawan Usaha Mandiri.
LPenanaman dilakukan pada lahan baru dengan pola tumpang sari yang dikelola Poktan/Sukarelawan Usaha Mandiri. Lahan tersebut berada di Dusun Tunas Baru, RT 005/RW 008, Desa Suka Mulya, dengan luas keseluruhan yang dicatat dalam kegiatan sekitar 1,2 hektare.
Dalam kegiatan tersebut, petani bersama personel kepolisian menanam benih jagung hibrida dari dua jenis, yakni varietas Betras 1 dan Sumo Sakti. Pemanfaatan pola tumpang sari diharapkan dapat mengoptimalkan produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang mengelolanya.
Kapolsek Parindu AKP Sutono mengatakan keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap masyarakat dalam mengembangkan lahan produktif. Menurutnya, keberhasilan ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga membutuhkan kemauan masyarakat untuk mengelolanya secara berkelanjutan.
“Kami hadir bersama kelompok tani bukan hanya untuk menanam jagung, tetapi juga membangun semangat bersama agar lahan yang tersedia benar-benar memberikan manfaat. Ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan masyarakat dan desa, dengan mengoptimalkan potensi yang ada,” ujar AKP Sutono.
Ia menjelaskan, pendampingan terhadap kelompok tani menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui sinergi antara kepolisian, petani dan unsur terkait, diharapkan pengelolaan lahan dapat berjalan secara konsisten hingga masa panen.
Menurut AKP Sutono, pola tumpang sari juga menjadi salah satu pilihan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan dapat menghasilkan komoditas yang bermanfaat sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada proses penanaman. Kami akan terus mendorong komunikasi dan pendampingan bersama kelompok tani agar tanaman dapat dirawat dengan baik sampai menghasilkan. Semakin banyak lahan produktif yang dikelola, semakin kuat pula fondasi ketahanan pangan di tingkat masyarakat,” katanya.
Kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Polsek Parindu bersama jajaran terkait berkomitmen untuk terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan.
Melalui penanaman jagung di Dusun Tunas Baru, Polsek Parindu berharap sinergi bersama Poktan / Sukarelawan Usaha Mandiri dapat memberikan dampak nyata bagi ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kecamatan Parindu. Semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang dimulai dari tingkat desa.
(Kaperwil Alantitus C.JI, C.LWI)
.png)



Posting Komentar untuk " Bersama Petani, Polsek Parindu Tanam Jagung 1,2 Hektare untuk Perkuat Ketahanan Pangan"