KENDAL ( Jawa Tengah ).Komunitas Petamandala atau Pasukan Lurik Kendal berkumpul untuk Audiensi dengan ESDM dalam rangka Penyelamat Gunung Ungaran dan Telomoyo di Ungaran,selain itu juga audiensi untuk membentuk satgas galian C ilegal di Jawa Tengah.
Melalui konsolidasi ini, Sekjen PETAMANDALA ,Sunandar Ssos ,mengatakan,kita Menolak Bukan Berarti Anti-Pembangunan! Ini bukan sekadar menolak proyek, tapi mempertanyakan keselamatan ruang hidup!
Eksplorasi Untuk Siapa? Gunung Ungaran bukan sekadar titik koordinat investasi. Di sana ada hutan tutupan, sumber mata air, lahan pertanian, dan kehidupan jutaan warga dari lereng hingga wilayah hilir.
Siapa Menanggung Risiko? Jika sumber air mati dan ekosistem rusak akibat pengeboran geothermal, rakyatlah yang harus menanggung dampaknya, bukan pemrakarsa proyek.
Kelompok PETAMANDALA yang dikenal memakai Surjan khas jawa saat melakukan aksi itu
segera melayangkan permintaan audiensi terbuka dengan Pemkab Semarang dan Pemprov Jawa Tengah.
Petisi penolakan pengeboran geothermal sedang digalang sebagai bukti otentik penolakan massa.
"Saya lahir dan dibesarkan di Kendal. Gunung ini bagian dari kehidupan kami. Menjaga Ungaran dan Telomoyo adalah tanggung jawab moral demi anak cucu kita." Kata sekjen yang juga aktivis sampah penggerak TPS3R Kabupaten Kendal itu.Gerakan ini harus menjadi gelombang besar demi keselamatan mata air kita bersama.
Kalau kelestarian alam gunung ungaran dan telomoyo terganggu maka kita juga yang akan dirugikan.
Sementara untuk Galian C ilegal , PETAMANDALA yang terdiri gabungan LSM dan media akan melayangkan surat ke ESDM untuk mengawasi galian c ilegal.Sunandar berharap Pihak Pemprov Jateng tidak gegabah memberikan ijin terhadap galian C apalagi jika ada atau terdapat situs situs penting,pungkasnya sambil mengomando petugas sampah.
.png)



Posting Komentar untuk "Bola Kini Ada di Tangan Pemerintah: Rakyat Bersatu Jaga Ungaran dan Telomoyo serta Galian C Ilegal"