Sanggau, jejakkriminal.net-
Kepulan asap dan kobaran api sempat menggemparkan kawasan Pasar Sosok, Dusun Sosok II, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (4/11/2026) sore. Kebakaran melanda satu unit bangunan ruko yang digunakan sebagai Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sosok.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB saat kawasan Dusun Sosok II atau Pasar Sosok mengalami pemadaman aliran listrik. Situasi berubah menjadi kepanikan setelah alarm kebakaran di Kantor BRI Unit Sosok berbunyi dan kobaran api terlihat dari lantai dua bangunan.
Kepala Unit BRI Sosok, Ading Suryana (36), mengatakan saat listrik padam dirinya meminta petugas keamanan, Lorensius (34), untuk menyiapkan genset. Namun, sebelum genset dioperasikan, aliran listrik kembali menyala sehingga petugas keamanan kembali masuk ke dalam gedung untuk bersiaga.
Tak lama berselang, alarm kebakaran terdengar dari dalam kantor. Kobaran api diketahui muncul di lantai dua, tepatnya di sekitar meja kerja karyawan bernama Krismono (28) dan area kerja rekannya, Acin. Saat itu, sebagian besar karyawan telah berada di lantai satu untuk bersiap mengakhiri aktivitas kerja.
Mengetahui adanya kebakaran, petugas keamanan bersama Krismono segera mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan menuju lantai dua. Upaya pemadaman awal dilakukan untuk mencegah api semakin membesar, namun kobaran api dengan cepat berkembang sehingga sulit dikendalikan menggunakan APAR.
Krismono yang saat itu baru kembali ke dalam gedung setelah berada di area ATM mengaku mendengar rekan kerjanya berteriak memberitahukan adanya kebakaran. Ia kemudian mengambil APAR dan bersama petugas keamanan menuju lantai dua untuk melihat sumber api.
Sesampainya di lantai dua, Krismono melihat api berkobar di bagian bawah meja kerjanya dan lemari plastik miliknya. Di bagian bawah meja tersebut terdapat terminal listrik serta perangkat komputer berupa CPU yang berada di sekitar lokasi awal kobaran api.
Melihat api semakin membesar, petugas keamanan kemudian mengambil langkah evakuasi dengan mengarahkan seluruh karyawan untuk segera meninggalkan gedung. Langkah tersebut dilakukan untuk mengutamakan keselamatan dan mencegah adanya korban jiwa apabila api semakin meluas.
Sekitar pukul 16.20 WIB, personel Polsek Tayan Hulu mendatangi lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, membantu proses evakuasi, serta bersama petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman.
Proses pemadaman turut melibatkan petugas BPAS atau Badan Pemadam Api Sosok. Dengan kerja sama petugas kepolisian, pemadam kebakaran, pihak bank dan masyarakat di sekitar lokasi, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.00 WIB.
Kapolsek Tayan Hulu Iptu Trisna Mauludi mengatakan tindakan cepat seluruh pihak di lapangan menjadi faktor penting sehingga api tidak sempat merambat ke bangunan lain di kawasan pasar. Menurutnya, keselamatan manusia tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan setiap peristiwa kebakaran.
“Begitu informasi kami terima, personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan area, membantu evakuasi dan mendukung proses pemadaman. Yang paling utama dalam situasi seperti ini adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya,” katanya.
Iptu Trisna Mauludi menambahkan, pihaknya juga melakukan langkah-langkah kepolisian pascakejadian, mulai dari pengamanan lokasi, pemasangan garis polisi, pendataan dan pemeriksaan saksi, pengumpulan bahan keterangan hingga pengecekan terhadap perangkat CCTV yang berada di lantai dua.


.png)



Posting Komentar untuk "Kebakaran Kantor BRI Unit Sosok, Api Dipadamkan Sebelum Merambat ke Bangunan Sekitar"