PT Pelindo Diduga Lakukan Pungli Modus Pengawalan Rp.80 Juta Pertongkang Batubara, Sehari Bisa 25 Tongkang

Jejakkriminal.net |Palembang – Garda Prabowo akan melakukan aksi demonstrasi di Markas Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (Mapolda Sumsel) terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) serta dugaan pengawalan terhadap angkutan Batubara jalur Sungai Musi yang diduga dilakukan oleh PT Pelindo Regional 2 Cabang Palembang. 
Demikian dikatakan Ketua Garda Prabowo DKD Sumsel H Bana Djuni malalui Ketua Satgasus Feriyandi SHDM kepada awak media, Minggu, (11/05/2025).

Feriyandi menjelaskan, modusnya diduga Tugboat milik PT Pelindo menarik tongkang Batubara hanya untuk melewati Jembatan Musi VI ke Jembatan Ampera dan terakhir Jembatan Musi IV.

Setelah itu berganti Tugboat milik agen kapal yang sudah bekerja sama dengan pemilik Batubara di kawal speedboat patroli warna putih orange bertuliskan PILOT .

“Agen kapal dan pemilik Batubara diduga setoran kepada Pelindo Rp.80 Juta pertrip untuk melewati ketiga kolong Jembatan tersebut, yaitu Jembatan Musi VI, Jembatan Ampera dan Jembatan Musi IV," ujar Feri.

Lanjut kata Feri, dalam sehari lebih kurang ada 20 Sampai 25 tongkang Batubara yang lewat. Artinya, Rp.80 Juta x 25 Tongkang x 30 Hari = 60 Miliar/Bulan yang diduga uang tersebut di nikmati segelintir orang dan di bagi-bagi ke oknum pejabat di Sumsel. 

Feri juga mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi dilapangan dugaan Pungli tersebut sudah cukup lama.

Selain itu, untuk mendukung program Presiden RI Bapak Jenderal (Purn) TNI H Prabowo Subianto, sesuai arahan dari Ketua Umum Garda Prabowo H Fauka Noor Farid, melalui Ketua Garda Prabowo DKD Sumsel H Bana Djuni, akan memantau semua dugaan penyalahgunaan yang mengakibatkan kebocoran anggaran. 

Disisi lain, Ketua Umum Garda Prabowo H Fauka Noor Farid juga merupakan Stafsus Presiden, tentunya hal tersebut menjadi perhatian dari Pemerintah pusat. 

"Kami minta kepada KPK RI dan Mabes Polri untuk melakukan investigasi ke PT Pelindo (Persero) Regional 2 Palembang, agar temuan-temuan yang disampaikan oleh Garda Prabowo DKD Sumsel bisa di pertanggung jawabkan," tutup pembicaraan Feriyandi.

Saat dikonfirmasi langsung terkait kebenarannya, kepada awak media Humas PT Pelindo menanggapi, sudah mengetahui permasalahan tersebut. Namun, pihaknya dalam hal ini PT Pelindo sudah sepakat untuk duduk bareng bersama Garda Prabowo DKD Sumsel.

"Iya masalah ini kami sudah ada komunikasi dengan Garda Prabowo. Dan, Hari Kamis nanti tanggal 15 Mei kita sudah mengundang Garda Prabowo duduk bareng untuk menyelesaikannya," pungkas pegawai Bidang Humas PT Pelindo. 

Posting Komentar untuk "PT Pelindo Diduga Lakukan Pungli Modus Pengawalan Rp.80 Juta Pertongkang Batubara, Sehari Bisa 25 Tongkang"

Ads :