PH.Indometro Tebingtinggi,Ferdinan Frinandes Simanjuntak:"Maling Kecil Dipenjara,Maling Besar Dipelihara"

NKRI,Jejak Kriminal.Net-Di Negeri Konoha ini,kalau maling ayam,siap-siap masuk penjara bahkan ada yang digebukin hingga tewas,maling sandal siap-siap dipukuli warga,begal siap-siap dihakimi hingga tewas,Sabtu(30/8/2025).
Tapi kalau maling uang negara hingga triliunan rupiah bisa duduk manis di kursi empuk,pakai jas,senyum di depan kamera,bahkan dipanggil "Yang Terhormat" dan kalaupun tertangkap hukumannya cuma pindah kamar tidur dan masih bisa hidup dengan kemewahan bahkan yang lebih ironis,ada mantan koruptor diberi tanda penghargaan serta ada yang diberi jabatan sebagai staf khusus.
Seperti inilah wajah keadilan di Negeri Konoha ini,Hukum hanya dijadikan cambuk untuk rakyat miskin,tapi jadi karpet merah untuk maling berdasi.Rakyat lapar dianggap kriminal,sementara pejabat rakus disebut pemimpin.
Rakyat dipaksa percaya negara,tapi negara diserahkan kepada bandit yang berkedok pejabat.Negeri maling yang merayakan maling besar,sambil mengorbankan rakyat kecil.

Selama maling besar dibiarkan duduk di kekuasaan,jangan mimpi ada keadilan.

Negeri Konoha ini tidak butuh pidato moral,negeri ini butuh satu hal,bersihkan pemerintahan dari maling,atau bersiap jadi bangsa budak selamanya.


Posting Komentar untuk "PH.Indometro Tebingtinggi,Ferdinan Frinandes Simanjuntak:"Maling Kecil Dipenjara,Maling Besar Dipelihara""

Ads :