Kades Desa Bento Diduga Menghindar Terkait Penggunaan Dana Desa yang Dinilai Fiktif



Kerinci , Jejakkriminal. Net – Kepala Desa (Kades) Bento Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, Halim Sudarmanto  diduga menghindar saat dimintai klarifikasi terkait penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) yang dinilai fiktif oleh masyarakat.

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah warga mempertanyakan realisasi beberapa kegiatan desa yang tercantum dalam laporan anggaran, namun diduga tidak pernah dilaksanakan di lapangan. Bahkan, sebagian kegiatan disebut hanya tercatat di atas kertas tanpa bukti fisik yang jelas.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Kades Bento hingga kini belum membuahkan hasil. 

Hasil Investigasi awak media Desa Bento Kec. Kayu Aro Barat, Kerumah Kades Halim Sudarmanto, Pukul 18 : 28 Pm Tanggal 16 Januari tahun 2026 Kades tidak ada dirumah   saat didatangi Wartawan Menurut Masyarakat Bento Pak Adi Kec. Kayu Aro Barat, Saat dikonfirmasikan dihalaman Rumahnya didesa Bento, Untuk DD Tahun 2025 hanya kelihatan Jalan lingkungan Desa dan Kantor desa yang kelihatannya dibangun,  Sepanjang kurang lebih 29 Meter  Setengah, lebar jalan 2Meter, tebal jalan 2 CM, Keterangan Warga Masyarakat Bento lainnya kepada Media yaitu Pak Robianto Rt 1 Bento kec. Kayu aro barat  tanggal 16 januari 2026 setahu Saya DD untuk tahun 2025 cuma kantor saja yg kelihatan sedang dibangun dari DD sekarang, selebihnya Saya belum tau jelasnya,  keterangan Masyarakat Bento lain yg kami lindungi nara sumbernya  ( Yang tidak mau disebut namanya juga sudah dikonfirmasikan pada tanggal  16 januari tahun  2026 jam 18 : 59 Pm, untuk DD tahun 2024 oleh kades Halim Sudarmanto yaitu Jalan lingkungan sepanjang 50  Meter, lebar 1 Meter, tebal tebal jalan 2C

Beberapa kali dihubungi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat, yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan. Saat didatangi ke kantor desa, Kades juga disebut tidak berada di tempat.

“Sudah lama kami pertanyakan, tapi tidak ada kejelasan. Kegiatan yang dianggarkan besar, tapi hasilnya tidak terlihat,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait, seperti Inspektorat Kabupaten Kerinci, dapat turun langsung melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa Koto Bento.

Hingga berita ini diterbitkan, Kades Bento belum memberikan klarifikasi resmi. Media ini akan terus berupaya mengonfirmasi pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.

( Andol  jmb) 

Posting Komentar untuk "Kades Desa Bento Diduga Menghindar Terkait Penggunaan Dana Desa yang Dinilai Fiktif"

Ads :