Kasdam II/Sriwijaya Tutup Pendidikan Pertama dan Pembentukan Bintara TNI AD, Rindam II/Sriwijaya Cetak 523 Bintara

 Kasdam II/Sriwijaya Tutup Pendidikan Pertama dan Pembentukan Bintara TNI AD, Rindam II/Sriwijaya Cetak 523 Bintara



_Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma'ruf Zainudin, S.E., M.M., secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri Gelombang II TNI AD TA 2025 dan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Gelombang I TNI AD TA 2026, bertempat di Lapangan Secata Rindam II/Sriwijaya, Lahat, Rabu (07/01/2026)._



Dalam momen tersebut, sebanyak 335 prajurit siswa Dikmaba resmi dilantik menjadi Bintara muda dengan pangkat Sersan Dua (Serda). Selain itu, sebanyak 188 prajurit Diktukba juga resmi beralih golongan dari Tamtama menjadi Bintara dengan pangkat baru yang sama. Pelantikan ini menandai babak baru dalam karier militer para prajurit untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.


Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasdam II/Sriwijaya menyampaikan ucapan selamat kepada para prajurit atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ucapan selamat juga ditujukan kepada para keluarga dan istri prajurit, dengan harapan agar mereka terus memberikan dukungan moral demi kelancaran tugas, karier, dan masa depan para prajurit di unit masing-masing.


Pangdam menyampaikan bahwa tujuan pendidikan ini adalah membentuk Bintara TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sesuai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Para Bintara remaja yang sebelumnya merupakan warga sipil kini telah melalui gemblengan fisik dan mental yang ketat. Setelah diambil sumpahnya menurut agama masing-masing, mereka kini resmi menyandang status sebagai prajurit Infanteri TNI AD yang memiliki kemampuan dasar keprajuritan yang handal.


Bagi prajurit yang beralih golongan dari Tamtama ke Bintara, Pangdam menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar perubahan administrasi atau tanda pangkat. Sebagai prajurit berpengalaman, mereka dituntut melakukan transformasi mental dari seorang pelaksana menjadi seorang pemimpin setingkat regu. Pengalaman lapangan yang dimiliki harus disinergikan dengan pengetahuan manajerial agar mampu menjadi jembatan yang kokoh antara perwira dan anggota.


Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan bahwa amanah ini harus diemban dengan disiplin, loyalitas, dan profesionalitas agar menjadi prajurit yang "Tanggap, Tanggon, dan Trengginas". Para prajurit diminta untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan beradaptasi dengan teknologi informasi. Hal ini sangat penting agar mereka tumbuh menjadi prajurit yang tangguh, militan, dan senantiasa menjadi kebanggaan rakyat dalam menghadapi berbagai dinamika penugasan yang kompleks.


Sebagai penutup, seluruh prajurit ditekankan untuk selalu mematuhi aturan disiplin, norma hukum, serta menjaga citra satuan dengan tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun.


"Setelah pelantikan ini, para prajurit diminta menyiapkan diri untuk mengikuti tahapan pendidikan kejuruan selanjutnya sebagai bekal penugasan di masa depan," pesannya.



Aidi/Rudi 

Posting Komentar untuk "Kasdam II/Sriwijaya Tutup Pendidikan Pertama dan Pembentukan Bintara TNI AD, Rindam II/Sriwijaya Cetak 523 Bintara"

Ads :