Merangin jejak kriminal.net.
Di Kabupaten Merangin memiliki suatuTradisi yang cukup sakral Bantai Adat, yang berada di Rantau Panjang Tabir, tradisi ini telah di laksanakan turun-temurun terdahulu oleh para leluhur nya sebelum menyambut bulan suci Ramadan dengan menyembelih puluhan hingga ratusan ekor kerbau secara massal, yang menjadi simbol kebersamaan, adat, dan agama. Kegiatan ini diadakan setiap tahun pada minggu terakhir sebelum bulan Ramadan dan di yakini sebagai warisan nenek moyang. jumat,(13 Februari 2026)
Tradisi Bantai Adat biasanya akan diadakan di kawasan Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, tepat nya di tanah adat rantau panjang panjang muara danau kelurahan dusun baru , yang berjarak sekitar 27-30 km dari pusat kota Bangko dengan waktu tempuh sekitar 40 menit perjalanan.
Tradisi ini telah diwariskan dari generasi ke generasi sebagai simbol kebersamaan dan kearifan lokal budaya yang ada di Indonesia, khususnya di tabir merangin Jambi. Di balik kehadiran tradisi tersebut menyimpan makna dan filosofi tersendiri
Saat di temui tim awak media ini ,salah seorang warga ,Dia menerangkan daging kerbau yang disembelih itu kemudian dijual kepada Masyarakat yang biasanya membeli daging dalam festival Bantai Adat ini untuk digunakan sebagai santapan sahur di hari pertama Ramadan.
Dia juga mengatakan,bantai adat ini sakral" BG wajib dilaksanakan setiap tahun nya ,tiga hari sebelum bulan suci ramadan,kalau tidak di laksanakan hal hal buruk akan menimpa di daerah kami BG.
Tradisi Bantai Adat itu tidak hanya memotong kerbau secara massal, tetapi juga menyaksikan pertunjukan seni budaya, melestarikan budaya tradisional dan parade pakaian tradisional.
Menariknya pada Bantai Adat ini,Perempuan baik ibu ibu atau pun gadis semuanya mengenakan baju khas rantau panjang yaitu baju kurung kain sarung,
dan anak anak, semuanya mengenakan baju baru seperti saat merayakan Hari Raya Idul Fitri, Bantaian adat ini juga sebagai ajang momentum pertemuan muda mudi.
Tradisi Bantai Adat (mamantai)menjelang bulan suci Ramadan ini menjadi salah satu kekayaan budaya yang berada di Kabupaten Merangin
( Rony afrizal )



.png)
Posting Komentar untuk " Menjelang Ramadan 1447 H warga Tabir Merangin Jambi Bantai Puluhan Hingga Ratusan Ekor Kerbau"