Anggaran BOSP SDN 1 Limbangan Timur Capai Rp243 Juta, Kepala Sekolah Bilang Sudah Diperiksa, Selisih Dana Honor Jadi Tanda Tanya?

 
GARUT/Jejak kriminal.Net – 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Limbangan Timur, Kabupaten Garut, tercatat memiliki 271 siswa pada tahun 2025. Pada tahun yang sama, sekolah ini menerima alokasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) sebesar Rp243.900.000.
 
Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai komponen, di antaranya pemeliharaan sarana dan prasarana, pengembangan perpustakaan, serta pembayaran honor yang tercatat mencapai pantastis Rp63.900.000, selain pengeluaran di pos-pos lainnya.
 
Saat awak media datang ke lokasi sekolah untuk melakukan konfirmasi, pihak operator sekolah menyebutkan bahwa Kepala Sekolah sedang berada di kantor Korwil. "Kalau mau wawancara mending bapak pergi ke sana," ujarnya.
 
Sesampainya di lokasi yang dituju, Kepala Sekolah Asep Ohan Kartino ditemui dan dimintai keterangan, namun ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut. Menurutnya, pengelolaan dana tersebut sudah diperiksa oleh lembaga pengawas sehingga tidak perlu lagi dijelaskan kepada media.
 
"Penggunaan dana BOS sudah diperiksa Inspektorat Garut dan BPK, jadi tidak perlu lagi ada penjelasan ke awak media," katanya singkat Kamis (30-04-2026)
 
Namun saat ditanya secara spesifik mengenai jumlah dan besaran gaji tenaga pengajar yang digaji menggunakan dana BOSP pada tahun 2025, Asep memberikan keterangan. Ia menyebutkan ada empat orang tenaga yang menerima gaji dari anggaran tersebut. Dua orang menerima gaji sebesar Rp1.000.000 per bulan, sedangkan dua orang lainnya yang belum tercatat dalam data Dapodik menerima gaji masing-masing sebesar Rp300.000 setiap bulannya.
 
Apabila dihitung secara rinci, total pengeluaran untuk pembayaran gaji empat orang tersebut dalam setahun hanya sekitar Rp. 31.200.000. Angka ini sangat jauh berbeda dengan alokasi dana yang tercatat pada pos pembayaran honor yang mencapai Rp63.900.000. Terdapat selisih sebesar lebih dari Rp.32.700.000 yang tidak jelas peruntukannya.
 
Kondisi ini menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan dari masyarakat luas. Publik mempertanyakan ke mana perginya sisa dana yang jumlahnya cukup besar tersebut, serta bagaimana pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang sudah diserahkan dari uang rakyat.
 
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan rinci dan terbuka yang dapat menjawab keraguan dan pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat.

(Hendra)

Posting Komentar untuk "Anggaran BOSP SDN 1 Limbangan Timur Capai Rp243 Juta, Kepala Sekolah Bilang Sudah Diperiksa, Selisih Dana Honor Jadi Tanda Tanya?"

Ads :