Difasilitasi Camat Natal dan Ketua LABRN Mediasi Korban Dugaan Pemerasan Berjalan Lancar



Difasilitasi Camat Natal dan Ketua LABRN Mediasi Korban Dugaan Pemerasan Berjalan Lancar


Mandailing Natal | jejakkriminal.net

Difasilitasi Camat Natal, Nori Susanda, S.Hut, MH., dan Ketua Lembaga Adat dan Budaya Ranah Nata (LABRN), Ali Anapiah,SH., pelaksanaan mediasi dan perdamaian antara korban dugaan pemerasan dengan sejumlah Perangkat Desa Panggautan yang disaksikan pihak personil Polsek Natal pada Senin (29/6/2026) berjalan lancar.


Hal ini diketahui dari penuturan salah satu pihak yang dimediasi untuk berdamai secara kekeluargaan kepada wartawan pada Senin sore (29/6/2026). 


"Alhamdulillah, sudah di mediasi dan didamaikan, tadi di Kantor Polsek Natal. Ada juga Pak Napi, Ibu Camat juga hadir menyaksikan, dari pihak Pemerintah Desa kami juga hadir dan semua berjalan lancar. Semua yang hadir sepakat dalam mufakat damai", ucap istri PS yang diduga sebelumnya mengalami pemerasan. 


Lebih lanjut, kata dia, yang tidak hadir dalam proses mediasi hanya PJ Kepala Desa Panggautan dan Kasi Pemerintahan Desa Panggautan. 


"Kami menunggu-nunggu PJ Kades Panggautan untuk hadir, namun tak datang-datang. Kemudian karena tidak datang jadi diwakili oleh Sekdesnya bang", terang sumber seusai prosesi mediasi. 


Tidak lupa ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas upaya mediasi dan juga pengembalian uang miliknya dan tidak akan melanjutkan perkara tersebut ke jalur hukum. 


Sebelumnya, diberitakan terjadi dugaan pemerasan terhadap pasangan muda-mudi tanpa ikatan sah yang ditemukan berduaan di suatu ruko pada Senin dini hari (8/6/2026). Kemudian dibawa ke Kantor Desa Panggautan dan dimintai membayar sejumlah uang. 


Pemberitaan dugaan pemerasan kemudian ditepis dan dibantah langsung oleh PJ Kades Panggautan yang didampingi perangkat desanya pada Sabtu (13/6/2026). 


Pada hari yang sama pada Sabtu sore (13/6/2026) pihak keluarga yang menjadi korban pemerasan mendatangi Polsek Natal untuk berharap akan keadilan atas perkara dugaan pemerasan yang mereka alami. Kemudian pada Minggu (14/6/2026) sekira pukul 19:30 Wib, korban dan keluarganya yang diduga mengalami pemerasan dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian Sektor Natal. 


Sementara itu, Ketua LABRN Ali Anapiah,SH, yang dikonfirmasi Wartawan telah membenarkan pelaksanaan mediasi tersebut hingga Penandatanganan Perdamaian oleh sejumlah pihak bersangkutan.


"Alhamdulillah, Siang menjelang sore itu, Kami (LABRN) bersama Camat Natal telah melakukan upaya mediasi antara para pihak yang bermasalah, antara pelapor dan yang dilaporkan di Polsek Natal, dan Puji Tuhan, akhirnya para pihak sepakat berdamai dan bersama-sama melakukan penandatanganan berita acara perdamaiannya", ucap Ali Anapiah. (Ali Martua)

Posting Komentar untuk "Difasilitasi Camat Natal dan Ketua LABRN Mediasi Korban Dugaan Pemerasan Berjalan Lancar"

Ads :