Sanggau, jejakkriminal.net
Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Gawai Dayak "Emprik Semengi Pedi" Ke-I yang diselenggarakan di Rumah Betang Labak Nyeru, Dusun Sontas, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Dalam pembukaan tersebut, Bupati Sanggau didampingi oleh Ny. Yohana Kusbariah Ontot. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengky, S.T., Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Edi Emilianus Kusnadi, S.H., Camat Entikong Miko Martoyo, S.Sos., Camat Sekayam Yulius Eka Suhendra, S.Sos., Camat Noyan Daud Simarmata, S.Pd.K., M.Pd., Camat Beduai Daniel, S.Kom., Danramil 1204-21 Entikong Kapten Inf. Wasidi, Wakapolsek Entikong IPTU H. Pintor Hutajulu, perwakilan Kacabjari Entikong Repangga, Kepala Puskesmas Entikong Gatot Setiarno, S.K.M., Kepala Loka Karantina Kesehatan Entikong dr. Martyanti Sunindio, MHSM., Kepala BHKIT Entikong Sweit, Dankima Satgas Pamtas Letda Arm. Rizal Anwar, pengurus DAD Entikong dan DAD Sekayam, para kepala desa se-Kecamatan Entikong, Ketua Panitia Tibisius Sanusi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual adat penyambutan tamu (Pomang Adat), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan-sambutan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Gawai Dayak "Emprik Semengi Pedi" Ke-I, Tibisius Sanusi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, masyarakat, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia mengatakan bahwa Gawai Dayak bukan hanya merupakan perayaan adat dan budaya, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen padi dan berbagai rezeki yang telah diberikan. Selain itu, gawai menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda Dayak.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengky, S.T., menyampaikan bahwa Gawai Dayak merupakan tradisi yang sarat makna sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, gawai juga menjadi sarana memperkokoh identitas budaya Dayak, mempererat persaudaraan, serta memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Dayak kepada masyarakat luas.
Ia juga mengajak generasi muda untuk mencintai adat istiadat, budaya, dan bahasa Dayak serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempromosikan budaya daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si. mengajak seluruh masyarakat memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa (Jubata) karena dapat berkumpul dalam suasana penuh sukacita pada pembukaan Gawai Dayak "Emprik Semengi Pedi" Ke-I.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sanggau berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah.
"Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga warisan budaya, memperkuat karakter masyarakat, serta memberikan ruang bagi seni, tradisi, dan kearifan lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman," ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, saling menghormati, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
"Dengan kebersamaan, saya yakin berbagai tantangan dapat kita hadapi dan berbagai peluang dapat kita manfaatkan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sanggau yang merupakan rumah kita bersama," tuturnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan tradisional dan makan beramik (makan bersama). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif.
(Kaperwil Alantitus Batuah)


.png)
Posting Komentar untuk "Bupati Sanggau Resmi Membuka Gawai Dayak Emprik Semengi Pedi Ke-I di Kecamatan Entikong"