Mandailing Natal - Sumatera Utara, jejakkriminal.net - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) turut diwarnai dengan kegiatan pelestarian seni dan budaya daerah melalui Festival Lomba Lagu Mandailing.
Kegiatan tersebut digelar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kotanopan, Kecamatan Tambangan, dan Kecamatan Panyabungan Selatan, dengan melibatkan masyarakat serta generasi muda sebagai peserta.
![]() |
| Poto: Ketua PAPPRI Madina poto bersama usai penyerahan Golden Ticket Istimewa kepada Juara I dan II Lomba Vokal Solo Se Kecamatan Kotanopan |
Festival Lomba Lagu Mandailing ini menjadi salah satu upaya untuk memeriahkan HUT RI sekaligus mendorong generasi muda agar semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan lagu serta budaya Mandailing.
Dalam kegiatan tersebut, PAPPRI Madina turut berperan memberikan ruang kepada para peserta untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka di bidang seni musik.
Ketua PAPPRI Madina Mulyadi P Jambak menyampaikan, lomba lagu Mandailing bukan sekadar ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni dan budaya Mandailing di tengah perkembangan zaman.
![]() |
| Poto: Ketua PAPPRI Madina serahkan Golden Ticket Istimewa kepada Juara I dan II Festival Lagu Mandailing Se Kecamatan Tambangan |
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin memberikan ruang kepada anak-anak dan generasi muda untuk tampil, berkarya, sekaligus mencintai budaya daerahnya sendiri,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Juara Raih Golden Ticket
Menariknya, juara 1 dan juara 2 dari masing-masing kecamatan mendapatkan Golden Ticket Istimewa dari PAPPRI Madina sebagai bentuk apresiasi sekaligus kesempatan untuk melanjutkan pengembangan bakat di bidang seni musik.
Dengan demikian, juara 1 dan 2 dari Kecamatan Kotanopan, juara 1 dan 2 dari Kecamatan Tambangan, serta juara 1 dan 2 dari Kecamatan Panyabungan Selatan berhak mendapatkan golden ticket dari PAPPRI Madina.
Golden ticket tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan vokal dan kreativitas mereka, sekaligus membuka peluang bagi lahirnya talenta-talenta baru dalam seni musik Mandailing.
Antusiasme masyarakat di tiga kecamatan tersebut terlihat dari keikutsertaan para peserta yang tampil membawakan lagu-lagu Mandailing. Masing-masing peserta menunjukkan kemampuan vokal dan gaya penampilan yang berbeda, sehingga memberikan warna tersendiri dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-81.
PAPPRI Madina berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal.
Selain menjadi hiburan dalam memeriahkan HUT RI, Festival Lomba Lagu Mandailing diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan bagi talenta-talenta muda sekaligus bagian dari gerakan pelestarian seni dan budaya Mandailing.
Dengan adanya kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan, tetapi juga dengan menjaga dan mengembangkan kekayaan seni budaya daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat Mandailing Natal. (*)



.png)



Posting Komentar untuk "Tiga Kecamatan Semarakkan HUT RI ke-81 Bersama PAPPRI Madina Lewat Lomba Lagu Mandailing"