Kerinci, Jejakkriminal.Net – Proyek pembangunan jalan Link Batu Hampar – Sungai Betung – Siulak Deras senilai Rp28 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 kini menjadi sorotan publik setelah dinilai tidak memenuhi standar kualitas dan target waktu penyelesaian.
Proyek yang dimulai pada 3 Oktober 2025 tersebut ditargetkan rampung dalam 3 bulan , namun hingga pertengahan Januari 2026 masih di kerjakan sebagian besar ruas jalan belum bisa dilalui oleh kendaraan berat karena kondisi lapisan perkerasan yang buruk dan banyaknya genangan air di beberapa titik.
❗ Dinilai Gagal dan Tidak Sesuai Spesifikasi teknis
Sejumlah persoalan utama:
Permukaan aspal bergelombang dan tipis beberapa segmen utama;
Diduga Material yang digunakan tidak memenuhi standar SNI yang disyaratkan dalam dokumen kontrak;
Beberapa titik konstruksi justru terlihat dikerjakan secara terpisah tanpa pengawasan yang konsisten.
💰 Anggaran Rp28 Miliar Jadi Sorotan
Anggaran proyek yang mencapai Rp28 miliar menjadi topik hangat setelah masyarakat sekitar mempertanyakan hasil yang dinilai tidak proporsional dengan besaran dana yang dikeluarkan.
Seorang warga Sungai Batu gantih yang juga aktivis Kerinci Urmadiawan mengungkapkan, “Kita lihat hasilnya buruk, dibeberapa titik di bongkar ulang , kami ingin jalan ini di kerjakan sesuai spesifikasi teknis , pihak kontraktor harus bertanggung jawab , kita sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah telah bersusah payah menghadir Inpres ini tapi pihak kontraktor malah mengerjakannya asal asalan ,pekerjaannya benar - benar mengecewakan masyarakat.
Kalau pengawasannya benar, tidak mungkin baru dua hari sudah dibongkar. Ini jelas menimbulkan kecurigaan,” ungkap warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi teknis terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab pembongkaran ulang tersebut, termasuk jaminan kualitas atas pekerjaan yang sudah dilakukan.
Masyarakat mendesak pemerintah serta aparat pengawas untuk melakukan evaluasi total, mulai dari mutu pengerjaan hingga penggunaan anggaran. Mereka berharap proyek Jalan Inpres tersebut tidak sekadar menjadi formalitas penyerapan dana Rp28 miliar, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
(Andol jmb)



.png)
Posting Komentar untuk "Proyek Jalan Link Batu Hampar Sungai Betung Siulak Deras Bernilai Rp28 Miliar Dinilai Gagal, Kontraktor Terancam Sanksi"