Akses Penghubung Antara Jalan Pesantren Sayyid Mustofa Menuju Kuamang Kuning Unit 9 Kecamatan Tabir, Dilaporkan Terputus Dan Belum Dapat Dilalui Kendaraan.

 





Merangin jejak kriminal. Net.Akses Jalan pesantren Sayyid Mustofa menuju kuamang kuning unit 9 yang sudah 8 hari putus belum dapat perhatian dari pihak terkait pemerintah kabupaten Merangin jalan pesantren Sayid Mustapa menuju kuamang yang merupakan jalan dalam kelurahan dusun baru tabir.

Pantauan media ini di lapangan, ruas jalan yang selama ini digunakan sebagai jalur alternatif utama warga terputus akibat bencana alam kerusakan cukup parah.

Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas, sehingga aktivitas masyarakat ikut terdampak.

Salah seorang warga mengatakan saifan (50) bahwa sejak akses tersebut terputus, mobilitas masyarakat menjadi terbatas

Ia berharap ada penanganan dari pihak terkait agar akses tersebut dapat segera kembali digunakan

Harapan kami, bisa segera diperbaiki supaya aktivitas masyarakat kembali normal,” tambahnya.

Warga lainnya juga menyampaikan hal serupa. Mereka menilai akses jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, bagi warga 

jalan yang berada di kecamatan tabir ini salah satu merupakan urat nadi warga lalu lalang baik ke kebun atau pun dari kuamang kuning unit 9 

Warga pun menghimau dan memohon kepada pihak terkait dampak bencana alam ini sangat serius 

dan Alhamdulillah,Kabid bencana Merangin Agus Juliana .SE.menyambut dengan baik baik dngan info ini,,buat surat bong dari camat Tabir dan diteruskan ke bapak bupati katanya.

Sementara itu camat Tabir masih sibuk lebaran, dan masih lupa bahwasa nya ada jalan yang putus sehingga beliau menghubungi media ini dan meminta gambar dan TKP kepada media ini.

Sementara itu bupati Merangin di chat via what shap di bacapun tidak apalagi di balas.

( Saipan)








Posting Komentar untuk " Akses Penghubung Antara Jalan Pesantren Sayyid Mustofa Menuju Kuamang Kuning Unit 9 Kecamatan Tabir, Dilaporkan Terputus Dan Belum Dapat Dilalui Kendaraan."

Ads :