Ratusan Juta Aliran Dana Desa Cilengkrang Ditenggarai Ludes Dipakai Modal BUMDES Tak Jelas Juntrungan?

 

Kab Sumedang-Jejak Kriminal.net - Transparansi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, kini tengah menjadi sorotan tajam publik.

Pasalnya, penyertaan modal bernilai ratusan juta rupiah yang digelontorkan untuk badan usaha tersebut diduga tidak jelas juntrungannya, menyusul temuan di lapangan bahwa unit usaha BUMDes tersebut kini berhenti beroperasi.

Guna mendapatkan klarifikasi, awak media menyambangi Kantor Desa Cilengkrang pada Selasa (30/06/2026). Namun, upaya konfirmasi mengenai aliran dana ratusan juta tersebut berujung nihil. Kepala Desa maupun Sekretaris Desa (Sekdes) tidak berada di tempat.




"Kepala desa sedang keluar kota. Sementara Pak Sekdes, Kaur Perencanaan, dan Bendahara sedang menghadiri rapat di kecamatan," ujar salah satu staf bagian pelayanan saat ditemui di kantor desa.


Staf tersebut menambahkan, sejauh yang ia ketahui, BUMDes Desa Cilengkrang bergerak di bidang usaha warung sembako yang berlokasi di Kampung Cimedang. 



Ia kemudian mengarahkan media untuk langsung menghubungi Ketua BUMDes bernama Larik, sembari memberikan nomor kontak yang bersangkutan. Namun, saat awak media mencoba menghubungi Larik melalui panggilan WhatsApp, nomor tersebut dalam keadaan tidak aktif.

Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media langsung melakukan peninjauan ke lokasi warung sembako di Kampung Cimedang. Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak ada aktivitas perniagaan sama sekali; yang tersisa hanyalah bangunan.

Berdasarkan keterangan warga setempat, warung sembako milik BUMDes tersebut memang sempat beroperasi, namun kini sudah lama tutup.

"Memang dulu ada toko sembako milik BUMDes di sini, tapi sekarang sudah enggak jualan lagi. Dengar-dengar informasinya, isi warung dipindahkan ke gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih," ungkap salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Awak media mencoba mengonfirmasi pihak desa dan ketua BUMDes namun gagal karena tidak berada di tempat dan nomor telepon tidak aktif. Penelusuran lapangan menunjukkan toko fisik sudah kosong, dan muncul informasi pengalihan aset ke Koperasi Desa Merah Putih.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Cilengkrang maupun pengurus BUMDes belum memberikan pernyataan resmi terkait realisasi anggaran dan status terkini dari aset usaha tersebut. Upaya konfirmasi lanjutan akan terus dilakukan demi menegakkan perimbangan informasi.


(Kaperwil Hendra)

Posting Komentar untuk "Ratusan Juta Aliran Dana Desa Cilengkrang Ditenggarai Ludes Dipakai Modal BUMDES Tak Jelas Juntrungan?"

Ads :