Lampung - Jejakkriminal.Net. Indonesia Police Watch (IPW) meminta Panglima TNI segera menarik personel yang mengawal kediaman Jampidsus Febrie Ardiansyah. Langkah ini dinilai penting demi menghindari potensi bentrokan antar-aparat keamanan serta mencegah terhambatnya proses penggeledahan dan penyidikan.Kamis 9/7/2026
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menegaskan bahwa penyidik Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya memiliki wewenang penuh untuk melakukan upaya paksa hukum. Hal ini menyusul peningkatan status perkara ke tahap penyidikan terkait penggeledahan di kafe de’CLAN Signature dan Koin Money Changer di Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/7/26).
Menurut Sugeng, tindakan penggeledahan di lokasi-lokasi tersebut sah dilakukan jika diduga kuat berkaitan dengan kasus yang tengah diusut. Oleh karena itu, ia mengingatkan semua pihak agar menghormati seluruh rangkaian proses penegakan hukum ini.
Kepala Kortas Tipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto menerangkan, penggeledahan di Restoran de Clan Signature dan Koin Money Changer malam ini bagian dari aksi serupa yang dilakukan kepolisian di delapan titik terpisah di Jakarta dan Jawa Barat. Penggeledahan itu ditengarai terkait juga dengan penebalan pasukan TNI di kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Andriansyah.
Pewarta : M.Ikbal


.png)
Posting Komentar untuk "Terkesan Lindungi, dan Untuk Menghindari Bentrok Aparat Keamanan IPW Meminta Panglima TNI Menarik Personil TNI"