Usai Viral, Gudang Minyak Sungai Mas Kembali Disorot, Nama Inop dan Hen Mencuat dari Kesaksian Warga






Merangin, Jambi | Jejakkriminal.Net-

Sorotan terhadap dugaan aktivitas penampungan dan pengoplosan minyak di kawasan Sungai Mas, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, justru memunculkan informasi baru 22/8/2026).


Berdasarkan informasi yang dihimpun media dari lapangan, setelah pemberitaan mengenai dugaan gudang minyak tersebut mencuat, warga mengaku melihat sejumlah tangki yang sebelumnya berada di lokasi diduga diangkut atau dipindahkan ke tempat lain.


Gudang tersebut oleh sejumlah warga disebut-sebut berkaitan dengan dua orang yang mereka kenal dengan nama Inop dan Hen. Namun, hingga kini dugaan kepemilikan maupun aktivitas di lokasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.


Seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku melihat adanya aktivitas pemindahan beberapa tangki minyak setelah lokasi tersebut menjadi sorotan.


“Kemarin setelah ramai diberitakan, saya melihat ada beberapa tangki minyak yang diangkut dari lokasi. Dibawa ke mana saya tidak tahu. Yang saya lihat memang ada aktivitas pemindahan,” ungkap warga tersebut.


Menurut pengakuan warga itu, sebelumnya ia juga menduga melihat aktivitas pencampuran berbagai jenis bahan bakar minyak di lokasi tersebut.


“Yang saya lihat di lokasi ada minyak berbagai jenis. Ada yang disebut Pertalite, ada juga solar. Saya melihat seperti ada aktivitas mencampur minyak di sana. Tapi untuk memastikan jenis dan prosesnya, tentu itu harus diperiksa aparat,” katanya.


Yang menjadi pertanyaan besar warga bukan hanya mengenai dugaan aktivitas tersebut, tetapi juga bagaimana aktivitas yang disebut-sebut telah berlangsung itu bisa berjalan tanpa adanya pemeriksaan yang diketahui masyarakat.


Warga mempertanyakan apakah lokasi tersebut pernah mendapat pengawasan dari aparat terkait, termasuk Polres Merangin dan Polsek Bangko.


“Kalau memang benar ada aktivitas seperti itu, kami juga heran kenapa selama ini seolah aman-aman saja. Apakah memang tidak diketahui atau belum pernah diperiksa? Kami sebagai warga tentu bertanya-tanya,” ujar sumber tersebut.


Pertanyaan lain yang kini berkembang di tengah masyarakat adalah siapa sebenarnya pihak yang bertanggung jawab terhadap aktivitas di lokasi tersebut dan apakah seluruh kegiatan di sana memiliki legalitas yang sesuai?


Nama Inop dan Hen pun disebut-sebut oleh warga sebagai dua orang yang diduga berkaitan dengan gudang tersebut. Akan tetapi, media belum memperoleh konfirmasi langsung dari Inop maupun Hen terkait tudingan tersebut.


Pemindahan tangki setelah dugaan aktivitas gudang tersebut menjadi pemberitaan publik tentu menimbulkan tanda tanya.


Apakah pemindahan itu merupakan aktivitas biasa, atau ada kaitannya dengan mencuatnya pemberitaan dan perhatian masyarakat?


Jawabannya tentu hanya dapat diperoleh melalui pemeriksaan di lapangan.


Karena itu, aparat penegak hukum diharapkan tidak sekadar menunggu laporan resmi masyarakat. Jika informasi mengenai dugaan gudang minyak tersebut sudah menjadi perhatian publik, pengecekan langsung ke lokasi seharusnya bukan sesuatu yang sulit dilakukan.


Polres Merangin dan Polsek Bangko juga perlu menjelaskan kepada publik apakah lokasi tersebut pernah diperiksa, apakah ditemukan aktivitas penampungan atau pengolahan BBM, serta bagaimana status legalitas kegiatan di sana jika memang benar ada.


Masyarakat berharap persoalan ini tidak berhenti setelah pemberitaan mereda.


Sebab, jika memang tidak ditemukan pelanggaran, hasil pemeriksaan aparat dapat menjadi jawaban sekaligus meluruskan informasi yang beredar. Namun apabila ditemukan adanya aktivitas ilegal, masyarakat berharap penindakan dilakukan secara tegas dan transparan.


“Jangan hanya diperiksa kalau sudah viral. Kami ingin tahu sebenarnya apa yang terjadi di sana. Kalau memang tidak ada masalah, sampaikan kepada masyarakat. Kalau ada pelanggaran, ya diproses sesuai aturan,” tegas warga tersebut.


Kini perhatian publik tertuju kepada aparat penegak hukum. Benarkah ada aktivitas pengoplosan minyak di lokasi yang disebut-sebut berkaitan dengan Inop dan Hen? Benarkah sejumlah tangki dipindahkan setelah pemberitaan mencuat? Dan jika benar, mengapa aktivitas tersebut diduga dapat berlangsung cukup lama?


Semua pertanyaan tersebut semestinya dijawab melalui pengecekan lapangan dan proses hukum yang transparan, bukan sekadar berdasarkan asumsi maupun isu yang berkembang di tengah masyarakat.


Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Inop, Hen, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan atas informasi dan dugaan yang diberitakan.

Posting Komentar untuk "Usai Viral, Gudang Minyak Sungai Mas Kembali Disorot, Nama Inop dan Hen Mencuat dari Kesaksian Warga"


Ads :