Oknum Kepsek SDN 70 KRUI Diduga Alergi Terhadap Jurnalis saat Hendak Ditemui

Pesibar, jejakkriminal.net-

Pejabat publik selalu tidak ada di tempat dan bersembunyi, tidak seharusnya mereka menghindar atau bersembunyi layaknya seorang anak kecil yang sedang bermain petak umpet dengan awak media.
Jurnalis dalam melaksanakan tugasnya dilindungi Undang-Undang, selain itu jurnalis juga merupakan kontrol sosial yang berperan dalam membentuk sebuah pemerintahan yang baik (Good Government).

Namun sangat disesalkan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 70 Krui yang terletak dipekon mandiri sejadi Kecamatan Krui selatan Kabupaten Pesisir Barat, diduga alergi terhadap wartawan dan LSM.

Bagaimana tidak Saat awak media datang ke SDN Negeri 70 Krui dan hendak bertemu dengan Kepala Sekolah, ternyata yang bersangkutan bersembunyi dan menghindar sehingga tidak mau keluar dari ruangan. Padahal, awak Media hanya ingin mengkonfirmasi program-program yang ada di sekolah.

Selain itu oknum kepala sekolah inisial PN mencari alasan, alibi, dan argumentasi atas pertanyaan kritis wartawan terhadap kinerjanya yang diduga koruptif dan sewenang-wenang. Ini erat kaitannya dengan penyakit mental pengecut akut yang diidap sebagian oknum kepala sekolah dan pejabat di negeri ini.

Padahal, seharusnya pihak sekolah transparan dan terbuka kepada publik, baik mengenai kegiatan sekolah maupun penerapan penggunaan Dana Bantuan pemerintah, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik. Sampai berita ini ditayangkan belum ada dari pihak sekolah yang bisa di konfirmasi

Selain itu oknum Kepsek SDN 70 Krui juga diduga tidak paham dengan undang-undang diduga mabuk dalam membaca undang-undang komite dan terkesan arogansi terhadap lembaga kontrol sosial 

Perkataan kurang terpuji juga diutarakan oknum Kepsek SDN 70 Krui dengan jurnalis saat hendak konfirmasi dana bos yang dikelola oleh oknum Kepsek tersebut. 

"Silakan temui komite saja pak kalo mau nanya-nanya tentang dana BOS"kata kepsek.

"Saat Awak media hendak menyanyakan berapa jumlah penerima manfaat bantuan progra Indonesia pintar"

Desepatan yang sama team juga menemui salah satu komite SDN 70 Krui akan tetapi komite juga mengatakan terkait dana bantuan operasional sekolah(BOS) pihak nya tidak tau urusan 

"Kalo terkait dana bos dan penerima manfaat bantuan progra Indonesia pintar (PIP) itu diluar dari pada urusan kami pak,saya juga heran dengan ibuk kepsek kok bisa urusan dana bos beliau serahkan kepada saya "ungkapnya kepsek.

Sehingga berita di terbitkan sebab oknum kepsek belum bisa di temui dan di japri via Wa nya aktif dan di baca nya,namun tak ada respon sama sekali".

Posting Komentar untuk "Oknum Kepsek SDN 70 KRUI Diduga Alergi Terhadap Jurnalis saat Hendak Ditemui"

Ads :